Dana Desa Bisa Dialihkan untuk Korban Bencana

    Kautsar Widya Prabowo - 06 Januari 2020 05:17 WIB
    Dana Desa Bisa Dialihkan untuk Korban Bencana
    Ilustrasi dana desa. Medcom.id
    Bantul: Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigraasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan terdapat regulasi yang membolehkan penggunaan Dana Desa untuk kepentingan tanggap darurat bencana di kabupaten atau kota.

    Pasalnya saat ini berdasarkan pemetaaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terdapat 50 ribu desa berpotensi bencana.

    Abdul menyebut kebijakan tersebut sesuai seruan Presiden Joko Widodo untuk mengutamakan keselamatan korban bencana di manapun wilayah yang terdampak.

    "Dana desa bisa digunakan untuk itu (korban bencana), sesuai dengan aturan perundang-undangan yang sudah kita tetapkan," ujar Mendes Abdul Halim, seperti dilansir Antara, di Desa Panggungharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu, 5 Januari 2020.

    Lebih lanjut, Abdul belum dapat menjelaskan secara detail wilayah-wilayah yang terdampak banjir besar, terutama di Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Ia berharap jumlahnya tidak besar.

    "Kalau jumlah (desa terdampak), kami berharap tidak banyak, namun kalau kemarin di Bogor dan Banten itu banyak," katanya.

    Namun, bedasarkan laporan yang ia terima Lebak, Banten, terdapat daerah yang terisolir karena bencana. Pemerintah setempat tengah berupaya melakukan penanganan.

    "Penanganan sudah bagus, yang pasti bahwa untuk Dana Desa karena adanya 50 ribu desa yang bisa terdampak atau rawan bencana, menurut kajian BNPB itu, regulasinya Dana Desa bisa digunakan untuk tanggap darurat bencana," pungkasnya.



    (EKO)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id