Pemerintah Belum Berencana Melarang Bepergian ke Tiongkok

    Atalya Puspa - 25 Januari 2020 20:49 WIB
    Pemerintah Belum Berencana Melarang Bepergian ke Tiongkok
    Seorang staf medis mengenakan pakaian pelindung di sebuah rumah sakit di Wuhan, Hubei, Tiongkok. (Foto: AFP)
    Jakarta: Pemerintah Indonesia belum berencana memberlakukan larangan perjalanan ke Tiongkok, dan sebaliknya, terkait wabah virus korona tipe Novel Coronavirus (2019-nCoV). Keputusan ini diambil mengacu sikap Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terhadap wabah korona.

    "Pertama, novel coronavirus (2019-nCoV) masih belum mendapat isyarat dari WHO untuk ditakegorikan public health emergency yang perlu perhatian dunia," kata Sekretaris Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto saat dihubungi, Jakarta, Sabtu, 25 Januari 2020.

    Ia mengungkapkan wabah virus tersebut baru dinyatakan memiliki risiko tinggi untuk Tiongkok. WHO pun belum mengeluarkan travel warning ke negara tersebut.

    "Hanya Wuhan. Jadi setiap orang yang keluar dari Tiongkok memang harus diperiksa ketat. Sementara, untuk negara selain Tiongkok, yang datang yang harus diperiksa ketat," bebernya.

    Dirinya meyakini WHO akan mengambil tindakan tegas apabila virus mematikan berpotensi menyebar lebih liar. Hal itu telah dibuktikan saat kasus wabah Ebola di wilayah Kongo.

    Pemerintah terus memantau kondisi terkini penyebaran virus korona. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan WHO untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.

    "Kita sekarang real time dengan WHO. Kita selalu koordinasi terus terkait data. Karena saat ini memang virusnya belum dikenali. Kita juga masih pelajari betul," ujarnya.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id