Kementerian LHK-Polri Pertajam Kerja Sama Tangani Karhutla

    Medcom - 12 November 2019 16:28 WIB
    Kementerian LHK-Polri Pertajam Kerja Sama Tangani Karhutla
    Kapolri Jenderal Idham Azis dan jajaran bertamu ke kantor Kementerian LHK. Foto: Kementerian LHK
    Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dan Kepolisian RI mempertajam komitmen untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Komitmen juga diperluas untuk bersama-sama memecahkan persoalan pembalakan liar dan penanganan pencemaran limbah. Ketiganya menjadi masalah serius yang saat ini tengah dihadapi.

    "Kami sepakat meningkatkan sinergi dalam penanganan masalah-masalah lingkungan hidup dan kehutanan dengan prioritas utama kasus kebakaran hutan dan lahan," kata Menteri LHK Siti Nurbaya usai bertemu Kapolri Jenderal Idham Azis di Kantor LHK, Manggala Wanabhakti, Jakarta, Selasa, 12 November 2019.

    Idham bertamu ke ruang kerja Siti didampingi Kadiv Propam Polri Irjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal, dan Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Fadil Imran. Dalam pertemuan itu, Siti pun mengajak Sekjen LHK Bambang Hendroyono, Dirjen Planologi Segit Hardwinarto, dan Dirjen Gakkum, Rasio Ridho Sani.

    Langkah pertama yang dilakukan adalah memformulasikan langkah pencegahan dengan menetapkan Satgas lebih awal. Selanjutnya adalah penegakan hukum untuk mengawal isu lingkungan hidup dan kehutanan.

    "Ini harus konsisten diikuti hingga ke lapangan (daerah)," Kata Siti.

    Kapolri Idham Azis mengaku sejalan dengan   Menteri LHK dalam menangani masalah karhutla. "Kami mendukung penuh langkah kerja Kementerian LHK. Kami juga tengah mengonsep penegakan hukum yang bisa diterapkan," ujarnya.

    Kapolri juga mengatakan sudah melakukan evaluasi di tingkat bawah, terutama jajaran polda dan polres. "Karhutla, illegal logging, dan pencemaran limbah menjadi perhatian khusus kami," ujar Idham.

    Sebelumnya, Kementerian LHK juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk mencegah karhutla. Kedua kementerian berkomitmen untuk memberikan edukasi pembukaan lahan tanpa dibakar. Kementerian Pertanian juga siap menyediakan sarana dan prasarana bagi yang bisa meningkatkan kehidupan ekonomi masyarakat. 

    "Dengan cara seperti ini, mereka tidak perlu lagi melakukan pembakaran saat membuka lahan. Sebab, dampak dari pola pembakaran bisa meluas," ujar Siti.




    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id