Covid-19 Disebut Menurunkan Kualitas Pendidikan

    Antara - 30 September 2021 07:02 WIB
    Covid-19 Disebut Menurunkan Kualitas Pendidikan
    ilustrasi/medcom.id



    Jakarta: Juru bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi mengatakan penutupan sekolah di tengah pandemi covid-19 menurunkan kualitas pendidikan di banyak negara di dunia. Data ini berdasarkan studi Bank Dunia. 

    "Dampak yang lebih besar terhadap siswa jika sekolah terus ditutup antara lain pada skor PISA atau sistem ujian yang diinisiasi oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) mengevaluasi sistem pendidikan di 70 negara di seluruh dunia, memperlihatkan terjadinya penurunan dari sistem kualitas pendidikan. Selain itu, studi ini mendapatkan hasil pencapaian years of schooling juga terlihat menurun," kata Nadia dilansir dari Antara, Jakarta, Rabu, 29 September 2021.

     



    Nadia menyampaikan bila sekolah terus melaksanakan pembelajaran jarak jauh maka kemungkinan pendapatan di masa depan akan jauh lebih rendah dari kondisi saat ini. Ia mengatakan dengan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM), sekolah harus memastikan menyiapkan protokol kesehatan dengan baik di lingkungan sekolah.

    Sekolah juga sudah harus mendapatkan izin pembukaan PTM. Kemudian, PTM harus dilakukan atas izin orang tua siswa, yang berarti orang tua juga harus terlibat aktif dalam menyiapkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka.

    "Kembalinya anak-anak ke sekolah perlu kita lindungi agar tidak tertular covid-19," ujar Nadia.

    Baca: Orang Tua Diminta Memastikan Anak Sehat dan Paham Prokes Sebelum Mengikuti PTM

    Selain menjalankan protokol kesehatan yang tepat, cakupan vaksinasi yang tinggi juga akan memberikan perlindungan kepada anak-anak. Pemerintah Indonesia juga melakukan surveilans untuk bisa mengevaluasi pelaksanaan dari PTM. 

    Hasil evaluasi itu akan digunakan sebagai dasar untuk melanjutkan atau menunda PTM. Itu menjadi bagian dari kewaspadaan pemerintah.

    Kepala daerah diharapkan dapat mendukung pelaksanaan strategi surveilans covid-19 yang terstandar untuk evaluasi pembelajaran tatap muka. Nadia menuturkan peran Satuan Tugas Penanganan covid-19 di daerah juga perlu diaktifkan termasuk untuk pelaksanaan surveilans sekolah tersebut.

    Menurut dia, strategi surveilans harus dilakukan bersama-sama dengan pengujian covid-19 tinggi bagi orang yang bergejala dan pelacakan kontak erat di lingkungan satuan pendidikan.

    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id