Trending, KRI Nanggala-402 #OnEternalPatrol, Ini Artinya

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 25 April 2021 16:36 WIB
    Trending, KRI Nanggala-402 #OnEternalPatrol, Ini Artinya
    Kapal selam KRI Nanggala-402 saat latihan Pratugas Satgas Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Maphilindo 2017 di Laut Jawa. Foto: Antara/Syaiful Arif



    Jakarta: Jagat media sosial Twitter sedang ramai tagar #OnEternalPatrol yang disematkan dalam doa untuk insiden KRI Nanggala-402. Netizen menyebut bahwa kapal selam tersebut bukan subsunk atau tenggelam tetapi on eternal patrol.

    Lalu apa arti On Eternal Patrol? Dalam terjemahan langsung on eternal patrol berarti ‘dalam patroli abadi’.

     



    Melansir laman Weare The Mighty, on eternal patrol atau dalam patroli abadi adalah istilah yang sudah dikenal sebelum Perang Dunia II. Ini berdasarkan fakta bahwa istilah yang digunakan kapal selam untuk berpatroli.

    Selain dalam patroli abadi, dikenal juga war patrol atau perang patrol yang berarti dikerahkan dalam mode pertempuran. Istilah lainnya ada deterrent patrol atau patroli pencegahan.

    On eternal patrol atau patrol abadi ini disematkan untuk kapal selam yang subsunk atau tenggelam saat sedang menjalankan misi. Artinya, on eternal patrol ini baru bisa disematkan pada kapal selam yang tak bisa kembali ke pelabuhan.

    Sejarah mencatatkan, ada beberapa kapal selam yang hilang dan berstatus on eternal patrol.
    Seperti empat kapal selam Amerika Serikat (AS) terdiri dari 2 kapal selam serang bertenaga nuklir USS Thresher (SSN 593) dan USS Scorpion (SSN 589) yang tenggelam karena kecelakaan.

    Sejak akhir Perang Dunia II, Amerika Serikat kehilangan empat kapal selam. Dua, kapal selam serang bertenaga nuklir USS Thresher (SSN 593) dan USS Scorpion (SSN 589).  Dan pada akhir 1940-an, dua kapal selam diesel-listrik kelas Balao, USS Cochino (SS 345) dan USS Stickleback (SS 415) juga tenggelam akibat kecelakaan.

    Pada tahun 2000 kapal selam selam berpeluru kendali bertenaga nuklir Rusia bernama Kursk menjadi yang paling terkenal dengan istilah on eternal patrol. Kapal kelas Oscar bertenaga nuklir ini mengalami ledakan dan tenggelam.

    Pencarian KRI Nanggala-402 meningkat dari submiss (hilang kontak) menjadi subsunk (tenggelam). Peningkatan pencarian kapal selam milik TNI Angkatan Laut (AL) itu dilakukan menyusul penemuan sejumlah barang bukti autentik.
     
    "Dengan meningkat menjadi subsunk, kita akan siapkan evakuasi medis terhadap anak buah kapal (ABK) yang kemungkinan selamat kita evakuasi, kita lanjutkan proses berikutnya," kata Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono dalam konferensi pers di Lanud Ngurah Rai Bali, Sabtu, 24 April 2021.

    KRI Nanggala-402 hilang kontak saat latihan penembakan torpedo di perairan utara Bali, Rabu dini hari, 21 April 2021. Kapal selam itu membawa 53 kru.
     
    Pencarian terus dilakukan di area tersebut. Sebanyak 21 armada dikerahkan mencari KRI Nanggala-402. Antara lain KRI Rigel-933, KRI REM-331, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Dipenogoro-365, KRI DR Soeharso, dan satu helikopter seri Panther.
     
    TNI mengerahkan 400 personel untuk mencari keberadaan kapal selam tersebut. Ratusan prajurit TNI AL itu akan menyisir perairan Bali. Sementara itu, Polri mengerahkan empat kapal yakni jenis sonar dan robotik, yang memiliki kemampuan menyelam.

     

    (UWA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id