2 Jurus Menkes Atasi Tempat Tidur RS Covid-19 Penuh

    Theofilus Ifan Sucipto - 12 Januari 2021 16:33 WIB
    2 Jurus Menkes Atasi Tempat Tidur RS Covid-19 Penuh
    Ilustrasi: RS darurat di Pulang Galang, Batam, Kepulauan Riau. Foto: Kementerian PUPR
    Jakarta: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyiapkan dua opsi mengatasi tempat tidur bagi pasien covid-19 yang sudah penuh. Cara pertama, dia meningkatkan pelayanan di rumah sakit (RS).

    “Kami akan mengimbau rumah sakit di daerah dan swasta untuk memberikan porsi tempat tidur lebih untuk pasien covid-19,” kata Budi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 12 Januari 2021.

    Budi mencontohkan RS vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dari 14 ribu tempat tidur, 2.700 tempat tidur atau sekitar 20 persen dialokasikan kepada pasien covid-19. Rasio ranjang tidak ditambah agar penanganan pasien covid-19 maksimal.

    Baca: Satgas: Vaksinasi Harus Paralel dengan Disiplin Protokol Kesehatan

    Namun, Budi kini menginstruksikan RS vertikal milik Kemenkes menambah porsi tempat tidur pasien covid-19. Sebanyak 30 hingga 40 persen kapasitas rumah sakit itu disiapkan untuk warga yang terserang virus korona.

    “Kami bisa menambah sekitar 1.400 tempat tidur tanpa terlalu banyak membangun fasilitas baru, tanpa terlalu banyak merekrut dokter, perawat baru,” terang dia.

    Budi yakin skema itu efisien dan efektif. Pasalnya, Kemenkes hanya merelokasikan sumber daya yang ada sehingga pasien covid-19 terlayani dengan baik.

    Dia mengeklaim sudah berbicara dengan asosiasi RS swasta dan asosiasi RS daerah. Mereka diharap ikut menambah tempat tidur agar bisa menampung lebih banyak pasien covid-19.

    “Opsi kedua yaitu penanganan di rumah sakit ditujukan bagi pasien yang memiliki gejala berat atau sedang,” papar mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.

    Menurut Budi, orang tanpa gejala (OTG) dan pasien bergejala ringan bisa isolasi mandiri. Mereka baru dirujuk ke rumah sakit jika tempat tinggalnya tidak memungkinkan untuk isolasi mandiri.

    "Kami juga sudah berkoordinasi dengan teman-teman di daerah agar itu bisa dilakukan," tutur Budi.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id