Epidemiolog: Efikasi Indonesia Rendah karena Tes Populasi Umum

    Siti Yona Hukmana - 12 Januari 2021 01:47 WIB
    Epidemiolog: Efikasi Indonesia Rendah karena Tes Populasi Umum
    Seorang staf Bio Farma memegang ampul berisi vaksin covid-19. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
    Jakarta: Ahli Epidemilog Universitas Indonesia (UI) Pandu Riono menjelaskan penyebab efikasi atau kemampuan mencegah penyakit dari vaksin Sinovac Sinovac yang diuji coba di Bandung, Jawa Barat terbilang rendah. Persentasenya 65,3 persen.

    "Di Bandung adalah populasi umum. Tapi yang penting keamanan (vaksin) cukup baik," kata Pandu dalam cuitannya di Twitter yang dikutip Medcom.id, Senin, 11 Januari 2021.

    Efikasi hasil uji klinis vaksin Sinovac di Brasil 78 persen. Sementara itu, uji klinis di Turki menunjukkan efikasi  vaksin 91,25 persen.

    Tingkat efikasi vaksin berbeda-beda tergantung jumlah dan tipe subjek berbeda. Selain itu, Kedua negara itu dianggap memiliki risiko penularan yang tinggi. Sehingga, efikasi ikut tinggi.

    "Efikasi bervariasi karena studi Bandung diharapkan selesai Juli 2021," ujar Pandu.

    Baca: Ini Penyebab Efikasi Vaksin Sinovac di Indonesia 65,3%

    Hal yang sama juga disampaikan epidiomolog Syahrizal Syarif. Dia tak menilai vaksin Sinovac bermasalah walau efikasi uji klinis di Bandung lebih rendah ketimbang dua negara lain yang turut menguji Sinovac.

    "Ya Enggak apa-apa, sampel kita kecil. Turki dan Brasil di atas 12 ribu, kita 1.620. Ini (uji klinis) juga belum selesai," kata ahli epidemiolog UI itu kepada Medcom.id.

    Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan pemakaian izin darurat atau emergency use authorization (EUA) terhadap vaksin covid-19 produksi Sinovac, Tiongkok. Efikasi vaksin covid-19 Sinovac sebesar 65,3 persen, di atas standar efikasi vaksin yang disyarakatn Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id