Black Box Pesawat Berisi Perangkat FDR dan CVR, Ini Perbedaannya

    Adri Prima - 12 Januari 2021 19:38 WIB
    Black Box Pesawat Berisi Perangkat FDR dan CVR, Ini Perbedaannya
    Black box pesawat Sriwijaya Air SJ-182 ditemukan, Selasa, 12 Januari 2021. Foto: Dok Metro TV
    Jakarta: Tim SAR gabungan telah menemukan kotak hitam atau black box pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Penemuan ini terkonfirmasi sekitar pukul 16.00 WIB di sekitar Pulau Laki dan Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta. 

    Kotak hitam itu lantas dibawa ke JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara. Nantinya, kotak hitam akan diperiksa lebih lanjut oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). 

    Black box menjadi salah satu komponen yang paling dicari setiap terjadi kecelakaan pesawat. Alat ini memegang peranan penting dalam memecahkan teka-teki penyebab kecelakaan pesawat. 

    Kotak hitam terdiri dari dua peralatan yang terpisah, yakni perekam data penerbangan atau flight data recorder (FDR) dan perekam suara kokpit atau cockpit voice recorder (CVR). Lalu apa perbedaan FDR dan CVR? 

    CVR adalah perangkat dalam black box yang merekam percakapan pilot dan kopilot dalam kokpit pesawat. Sedangkan, perangkat flight data recorder (FDR) di black box berisikan data-data penerbangan seperti ketinggian, kecepatan, dan lain-lain. 

    Flight Data Recorder (FDR)

    FDR atau alat perekam data penerbangan dirancang untuk merekam semua data dan informasi dari sistem pesawat terbang. Ada banyak sensor kabel dari berbagai area pesawat ke unit perekam data penerbangan yang ditransfer ke FDR.

    Sehingga apapun tindakan pilot yang berkaitan dengan fungsi teknis pesawat akan tercatat di perangkat FDR. Data inilah yang nantinya digunakan untuk menganalisa insiden seperti penyebab kecelakaan pesawat. 

    Terhitung sejak Agustus 2002, Federal Aviation Administration (FAA), perangkat FDR wajib merekam beberapa parameter seperti:

    1. Waktu
    2. Ketinggian tekanan
    3. Kecepatan udara
    4. Percepatan vertikal
    5. Tajuk magnet
    6. Posisi kolom kontrol
    7. Posisi kemudi rudder
    8. Posisi roda kontrol
    9. Penstabil horizontal
    10. Aliran bahan bakar
     

    Cockpit Voice Recorder (CVR)

    Cockpit Voice Recorder (CVR) atau perekam suara kokpit berfungsi untuk merekam suara yang terjadi di kokpit termasuk rekaman komunikasi pilot dengan menara pengatur lalu lintas udara. 

    Di dalam kokpit pesawat terpasang banyak mikrofon untuk menunjang rekaman kualitas suara. Terkadang CVR juga mampu menangkap percakapan dan suara lain yang terjadi dalam kabin seperti suara benda jatuh hingga ketukan pintu kabin. 

    Semua mikrofon tersebut masing-masing terhubung ke perekam suara kokpit (CVR) dan tersimpan di dalam perangkat. Adapun mikrofon yang terhubung ke VCR antara lain mikrofon di headset pilot, headset co-pilot, headset anggota kru ketiga (jika ada anggota kru ketiga) dan mikrofon dekat pusat kokpit. Selain itu, di dalam kokpit juga ada alat khusus yang disebut unit kontrol. Alat ini fungsinya untuk menunjang audio yang masuk ke CVR. 

    (ACF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id