Kamera CCTV di Monas Disita Polisi

    Cindy - 03 Desember 2019 18:52 WIB
    Kamera CCTV di Monas Disita Polisi
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Kamera televisi sirkuit tertutup (CCTV) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, disita polisi. Alat perekam ini dipakai untuk mengungkap kronologi ledakan granat asap di lokasi.

    "Kami belum tahu berapa (CCTV) yang diperiksa. Tapi setidaknya ada 52 CCTV terpasang di Monas," kata Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Unit Pengelolah Kawasan Monas, Arista Nurbaya, di Monas, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Desember 2019.

    Menurut dia, CCTV di Monas dikelola Jakarta Smart City (JSC). Seluruh CCTV di kawasan wisata itu, kata dia, berfungsi dengan baik. Hal itu bisa di cek di laman resmi smartcity.jakarta.go.id

    “Mungkin tadi kepolisian sudah mendapatkan data dari pihak Bali Tower yang mempunyai instalasi CCTV di Monas,” ucap Arista.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono tengah mengumpulkan bukti terkait ledakan di Monas. Alat bukti itu bisa berupa kamera pengawas, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), dan keterangan saksi.

    “Itu SOP (standar operasional prosedur) yang kita lakukan. Sementara saksi yang sangat signifikan tentu saksi yang pertama di TKP, saksi yang mengetahui, yang mendengar. Paling penting itu saksi korban kita akan mintai keterangan," ucap dia.

    Letusan melanda Monas tepatnya di seberang Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jalan Medan Merdeka Utara, pukul 07.20 WIB. Peristiwa itu melukai dua prajurit Garnisun Tetap 1/Jakarta: Sersan Kepala (Serka) Fajar Arisworo dan Prajurit Kepala (Praka) Gunawan Yusuf. 

    Serka Fajar terluka parah karena memegang granat asap yang meledak. Sementara itu, Praka Gunawan lecet di bagian paha. Keduanya tengah dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. 





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id