Odong-odong Haram Melintas di Jakarta

    Candra Yuri Nuralam - 27 Oktober 2019 15:03 WIB
    Odong-odong Haram Melintas di Jakarta
    Kepada Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo. Foto: Medcom.id/Yona
    Jakarta: Dinas Perhubungan DKI Jakarta melarang odong-odong mengaspal di ibu kota. Ini dikarenakan bentuk odong-odong tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    "Dalam undang-undang nomor 22, setiap kendaraan bermotor yang ada di jalan wajib memenuhi persyaratan teknis dan layak jalan sebagaimana ditetapkan," kata Kepada Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo saat hadiri acara Jakarta Langit Biru di Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, Minggu 27 Oktober 2019.

    Syafrin mengatakan odong-odong sangat membahayakan penumpang. Pasalnya, dalam kendaraan tersebut tidak ada standar pengamanan untuk penumpang sepeti yang sudah diwajibkan.

    Selain itu, odong-odong kerap tak dilengkapi sistem keamanan dan mesin berstandar. Sehingga, bisa membahayakan penumpang dan pengguna jalan.

    "Tidak hanya untuk pengguna yang naik odong-odong, tapi untuk pengguna jalan lalu lintas yang lain. Karena yang bersangkutan sudah masuk ke ruang lalu lintas," ujar Syafrin.

    Syafrin menegaskan pelarangan odong-odong juga berlaku untuk odong-odong jenis sepeda. Dia meminta seluruh pengguna jalan mengikuti peraturan keselamatan yang berlaku.

    "Semuanya yang digunakan untuk mengangkut orang (odong-odong sepeda), itu tentu sangat membahayakan," tegasnya.

    Syafrin meminta para pengemudi odong-odong mengerti. Dia bahkan menyarankan pengemudi odong-odong mencari usaha lain dengan memanfaatkan program yang sudah disiapkan pemerintah.

    "Ada banyak kegiatan yang bisa digeluti selain itu. Daripada yang bersangkutan mengabaikan aspek keselamatan, kenyamanan dan keamanan," ujarnya.

    Syafrin tak bakal tinggal diam, dia akan merazia pengemudi odong-odong yang bandel. Razia mengikuti peraturan lalu lintas yang berlaku tergantung ketegasan aparat di lapangan.

    "Tiap hari mereka (kita) monitor. Tiap ada odong-odong di ruang jalan, mereka (kita) stop operasi," tandasnya.



    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id