Budayakan Anti Gratifikasi, Pupuk Indonesia Gandeng KPK - Medcom

    Budayakan Anti Gratifikasi, Pupuk Indonesia Gandeng KPK

    Medcom - 16 Oktober 2019 22:54 WIB
    Budayakan Anti Gratifikasi, Pupuk Indonesia Gandeng KPK
    Pupuk Indonesia gandeng KPK budayakan anti gratifikasi. Foto: dok Pupuk Indonesia.
    Jakarta: PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Gratifikasi menggelar roadshow Internalisasi Budaya Anti Gratifikasi. Hal tersebut dilakukan dalam rangka menggalakkan kampanye Anti Gratifikasi di lingkungan perusahaan dan anak perusahaan.

    Sebagai penanda dimulainya roadshow Internalisasi Budaya Anti Gratifikasi, dilaksanakan acara sosialisasi dan penandatanganan komitmen pengendalian gratifikasi antara Direktur Gratifikasi KPK Syarief Hidayat dengan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat di kantor pusat Pupuk Indonesia.

    "Kegiatan roadshow budaya anti gratifikasi ini merupakan satu dari sejumlah langkah perseroan dalam melakukan pencegahan fraud (kecurangan) atau korupsi yang telah digalakkan sejak lama. Langkah lain yang telah dilakukan yakni melalui program pengendalian fraud melalui penerapan Fraud Control System dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan," kata Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana dalam keterangannya, Rabu, 16 Oktober 2019.

    Lebih lanjut, Wijaya menambahkan, pengembangan Fraud Control System telah dilakukan perseroan pada 2018 yang bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan pilot project (Tahap I) pada empat entitas, yaitu PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kalimantan Timur, dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang.

    "Tahun 2019 ini pengembangan Fraud Control System dilanjutkan di PT Pupuk Kujang, PT Pupuk Iskandar Muda, dan PT Rekayasa Industri. Pada 2020 akan dilanjutkan untuk PT Mega Eltra, PT Pupuk Indonesia Logistik, PT Pupuk Indonesia Energi, dan PT Pupuk Indonesia Pangan," ungkap Wijaya.

    Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat berpresan kepada seluruh pegawai perusahaan agar menjadikan perilaku anti korupsi sebagai budaya dalam bekerja.

    "Perilaku anti korupsi harus menjadi sesuatu yang tertanam dalam diri setiap pegawai, menjadi sebuah budaya, bahkan menjadi sebuah kebutuhan dari setiap insan pegawai Pupuk Indonesia," pungkas dia.



    (HUS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id