Aliansi Jurnalis Jakarta Tolak RUU Cipta Kerja

    Zaenal Arifin - 27 Februari 2020 18:22 WIB
    Aliansi Jurnalis Jakarta Tolak RUU Cipta Kerja
    Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) melakukan aksi dalam rangka hari buruh sedunia. Ant/Wahyu Putro
    Jakarta: Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja. Seluruh poin dalam draft RUU itu dianggap menyulitkan posisi buruh, khususnya pers.

    "Kami menolak omnibus law, tidak hanya di bagian ketenagakerjaan saja, kita menolak seluruhnya, terutama soal status kami sebagai buruh," kata Ketua AJI Jakarta Asnil Bambani dalam diskusi di Kantor AJI Jakarta, Kamis, 27 Februari 2020.

    Jika RUU Omnibus Law ini berhasil disahkan menjadi undang-undang, kata Asnil, kebebasan pers yang dilahirkan pada masa reformasi akan diambil alih pemerintah pusat. Saat ini, regulator dunia jurnalistik berada di Dewan Pers.

    "Jurnalis itu bekerja dengan aturan UU Pers yang sekarang terbentuk dengan adanya Dewan Pers. Tapi kemudian ketika ada omnibus law, salah satu pasal di RUU tersebut menyebutkan bahwasanya akan ada sanksi di situ. Sanksi bagi media yang melakukan pelanggaran, misal tidak mau memberikan hak jawab," kata Asnil.

    Baca: Mantan Ketua Wantimpres Beri Catatan RUU Cipta Kerja

    Asnil mengatakan sanksi yang diberikan berupa denda yang nilainya naik dari Rp500 juta menjadi Rp2 miliar. Sanksi lain bahkan berupa pidana.

    "Setelah itu sanksi lanjutannya diatur oleh PP (Peraturan Pemerintah). Ini juga menjadi pertanyaan, kok PP bisa mengatur, sementara UU-nya sudah ada, UU Pers," tegasnya.

    Aliansi Jurnalis Jakarta Tolak RUU Cipta Kerja
    Ilustrasi Medcom.id

    AJI Jakarta menegaskan tidak mau terjebak dengan pembahasan pasal per pasal yang drafnya sudah diserahkan pemerintah ke DPR. Apalagi, secara substansi pers tidak dilibatkan dalam pembahasan draft tersebut.

    "Karena secara substansi kami tidak dilibatkan dalam penyusunan regulasi ini. Sama dengan serikat pekerja," tegas dia.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id