Meng Hu Tinggalkan Surat Wasiat Sebelum Bunuh Diri

    Yurike Budiman - 31 Juli 2020 22:32 WIB
    Meng Hu Tinggalkan Surat Wasiat Sebelum Bunuh Diri
    Surat wasiat korban. Medcom.id/Yurike Budiman
    Jakarta: Warga Tiongkok, Meng Hu, 31, meninggalkan surat wasiat sebelum terjun dari lantai 53 Apartemen Ancol Mansion, Jakarta Utara. Surat wasiat berisi pembagian barang berharga korban.

    "Yang bersangkutan menuliskan nomor paspor, nomor kependudukan, termasuk barang-barang yang ditinggalkan juga disebutkan dalam surat wasiat tersebut," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto, di Apartemen Ancol Mansion, Jakarta Utara, Kamis, 30 Juli 2020.

    Budhi mengungkapkan surat wasiat telah diterjemahkan ahli bahasa. Atas dasar bukti-bukti petunjuk di kamar korban, polisi menyimpulkan Meng Hu korban bunuh diri.

    "Ia meloncat dari kamar 53, lantai 53, Tower C apartemen tersebut," kata Budhi.

    (Baca: Warga Tiongkok Tewas Akibat Terjun dari Lantai 53 di Ancol)

    Berikut isi surat wasiat Meng Hu:

    "Yang bertanda tangan di bawah ini, nama Hu He, nomor paspor 89171924, nomor penduduk 4201021988123140025. Pada tanggal 27 Juli 2020 membuat surat warisan.

    Apabila saya meninggal, semua aset atas nama saya baik properti atau barang perhiasan milik pribadi, semua akan menjadi milik nenek saya Mrs. Fan Guixiang (dari pihak Ayah) dan Nenek luar Mrs. Li Wenbin (dari pihak ibu).
    Setelah kematian saya, terima kasih segala sesuatu terkait kematian ini dibantu diurus oleh Xu Chengxin. Apabila dari perhiasan saya ada yang disukai oleh Xu Chengxin maka dia boleh memilikinya.

    Kematian saya adalah sebuah kelepasan, kembali kepada sang pencipta. Keluarga dan kerabat saya jangan merindukan saya, jangan bersedih. Tolong saya dikuburkan bersama dengan kuburan leluhur saya, karena lokasi dan pemandangannya sangat indah
    "

    Polisi masih menyelidiki kematian Meng Hu. Sejumlah saksi diperiksa termasuk kakak tiri Meng Hu, Xu Chengxin.

    "Kami melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi, baik dari pengelola, kemudian saksi yang pertama kali menemukan, maupun dari kakak tiri korban. Kebetulan kakak tirinya ini yang membiayai korban saat masuk ke Indonesia," beber Budhi.


    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id