Indonesia Setop Impor Satwa Hidup dari Tiongkok

    Nur Azizah - 04 Februari 2020 18:28 WIB
    Indonesia Setop Impor Satwa Hidup dari Tiongkok
    Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) III Kupang, NTT, Kamis, 30 Januari 2020, memeriksa enam imgran Tiongkok. Foto: MI/Palce Amalo
    Jakarta: Pemerintah Indonesia menyetop perdagangan satwa hidup dari Tiongkok. Langkah ini untuk meminimalisasi penularan virus korona dari hewan ke manusia.

    "Metode transisi penyakit melalui human to human dan wild animal, kebijakan pemerintah melarang impor satwa hidup dari Tiongkok," kata Menteri Koordinator Bidang Ekonomi Airlangga Hartarto di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 5 Februari 2020.

    Menurut dia, hewan yang terlanjur datang dari Tiongkok akan dikembalikan. Sementara itu, perdagangan barang serta produk hortikultura seperti bawang putih dan buah-buahan tak dibatasi.

    "Karena tidak terkait dengan penularan maka perdagangan akan terus berlanjut," ungkap Ketua Umum Partai Golkar itu.

    Airlangga menyebut pemerintah bakal menyiapkan skenario terkait dampak virus korona terhadap perekonomian nasional. Kebijakan ini akan dimonitor per dua minggu selama Februari.

    Indonesia Setop Impor Satwa Hidup dari Tiongkok
    Menko Ekonomi Airlangga Hartarto (kiri) dan Menkeu Sri Mulyani (kanan) di Istana Bogor, Jabar. Foto: Medcom.id/Nur Azizah

    Pemerintah juga bakal membuka layanan pengaduan melalui telepon tempat mengadu di sejumlah kementerian dan lembaga. Layanan ini disediakan Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Badan Pengawas Obat Makanan (BPOM). 

    Direktorat Jenderal Bea Cukai membuka layanan serupa. Publik bisa mengontak pihak terkait kebijakan pemberhentian sementara penerbangan ke Tiongkok.





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id