Lockdown Perlu Pertimbangkan Kebutuhan Publik

    Theofilus Ifan Sucipto - 15 Maret 2020 16:56 WIB
    <i>Lockdown</i> Perlu Pertimbangkan Kebutuhan Publik
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Pemerintah didesak menerapkan isolasi atau me-lockdown Indonesia dari pendatang untuk mencegah penularan virus korona (covid-19). Namun, wacana ini memerlukan pertimbangan matang sebelum terwujud.

    “Urgensi lockdown dalam penanganan pandemi covid-19 harus dibandingkan juga dengan kebutuhan hidup masyarakat secara luas,” kata pengamat intelijen Universitas Indonesia (UI) Stanislaus Riyanta di Jakarta, Minggu, 15 Maret 2020.

    Menurut dia, Indonesia penuh keberagaman, termasuk sistem kerja. Ada masyarakat yang mendapat gaji bulanan seperti karyawan atau pegawai. Kelompok ini bisa bertahan hidup lantaran tetap memperoleh pendapatan.

    “Tapi bagaimana dengan pekerja informal yang harus berjibaku setiap saat untuk mendapatkan rupiah guna menyambung hidupnya?” ujar Stanislaus.

    Dia menilai kelompok pekerja informal bakal kesulitan bila lockdown diterapkan. Selain harus bertahan dari covid-19, mereka juga dibebani untuk bertahan hidup.

    Saat ini, lanjut dia, yang paling penting bukan keputusan pemerintah menetapkan situasi lockdown. Namun, peran aktif masyarakat untuk disiplin seperti menunda perjalanan ke luar negeri dan membatasi interaksi langsung yang diperlukan.

    “Upaya pemerintah harus didukung dengan perilaku masyarakat agar ruang bagi penyebaran covid-19 dapat dipersempit,” tutur dia.
     

    Situasi ideal


    Stanislaus tidak menentang rencana lockdown. Setidaknya, ada sejumlah hal yang perlu dipastikan pemerintah seperti kementerian dan lembaga yang harus 100 persen patuh pada instruksi Presiden Joko Widodo.

    <i>Lockdown</i> Perlu Pertimbangkan Kebutuhan Publik
    Grafis Medcom.id

    Baca: Jokowi: Saatnya Kerja, Belajar, dan Ibadah di Rumah

    Menurut dia, lockdown akan sulit jika ada satu saja kementerian atau lembaga yang memiliki visi sendiri. Selain itu, pemerintah juga perlu memastikan kebutuhan masyarakat sebelum mengimplementasikan lockdown.

    “Selain itu ketersediaan pangan, aliran listrik, air dan kebutuhan dasar lainnya juga dapat terpenuhi,” pungkas Stanislaus.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id