Pemerintah Didesak Penuhi Kebutuhan Alat Pelindung Kesehatan

    Anggi Tondi Martaon - 17 Maret 2020 11:35 WIB
    Pemerintah Didesak Penuhi Kebutuhan Alat Pelindung Kesehatan
    Petugas medis ilustrasi. ANT/Idhad Zakaria
    Jakarta: Keselamatan tenaga medis mesti terjamin selama penanganan virus korona (covid-19). Salah satunya, memastikan kecukupan alat pelindung diri (APD).

    "Dari mana sumbernya (impor atau produksi dalam negeri) itu terserah pemerintah. Mana yang paling cepat bisa memenuhi kebutuhan APD untuk saat ini dan ke depan," tegas anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati kepada Medcom.id, Selasa, 17 Maret 2020.

    Politikus Partai Keadilan Sejahtera itu menuturkan APD sangat dibutuhkan untuk melindungi tenaga medis. APD harus didistribusikan dengan jumlah maksimal ke seluruh rumah sakit (RS) Indonesia.

    "APD jumlahnya mulai menipis, karenanya pemerintah wajib menjamin ketersediaannya," tutur dia.

    Dia tak ingin temuan tenaga medis menggunakan jas hujan terulang kembali. Pemerintah harus memastikan ketersediaan APD yang memadai.

    (Baca: Petugas Kekurangan Alat Pelindung Kesehatan)

    RSU dr Slamet, Garut, Jawa Barat kekurangan APD. Petugas sempat memakai jas hujan plastik saat mengantar seorang pasien dalam pengawasan (PDP) virus korona dirujuk ke RSHS Bandung.


    "Jangan sampai APD tidak tersedia," tegas dia.
     

    Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebut petugas kesehatan yang menangani kasus virus korona kekurangan APD. IDI meminta pemerintah memberikan fasilitas ini.
     
    "Kami meminta pemerintah dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Doni Monardo (kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19) menyediakan (alat pelindung diri)," kata Ketua Umum Pengurus Besar IDI, Daeng M Faqih di Kantor Pengurus Besar (PB) IDI, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 16 Maret 2020.
     
    Daeng menuturkan APD penting karena petugas kesehatan bersinggungan langsung dengan pasien yang diduga ataupun positif korona. Penyediaan APD dapat memaksimalkan penanganan korona tanpa menambah penderita virus.





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id