• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 21 OKT 2018 - RP 46.708.723.881

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

Pergerakan Sesar tak Bisa Diprediksi

12 Oktober 2018 15:48 wib
Warga mengangkat atap rumah yang terselamatkan dari gempa dan
Warga mengangkat atap rumah yang terselamatkan dari gempa dan likuifaksi di Petobo, Palu, Sulawesi Tengah. (Foto: ANTARA/Sahrul Manda)

Jakarta: Kepala bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengungkapkan pergerakan sesar tidak bisa diprediksi. Sedikitnya ada 295 sesar aktif yang memanjang di seluruh wilayah di Indonesia.

Menurut Daryono meskipun ada teori tentang pemicu gempa (triggering earthquakes), pergerakan sesar atau patahan hanya bisa dipantau dengan jelas dan empiris jika segmen gempa saling berdekatan.

"Seperti gempa di Lombok itu ada tiga segmen. Pusat gempa di tengah kemudian memicu pergerakan di segmen lainnya yang berada di barat dan timurnya. Itu bisa terjadi jika segmen gempa jaraknya sangat berdekatan," ujarnya dalam Metro Pagi Primetime, Jumat, 12 Oktober 2018.

Daryono mengatakan sulit untuk menjawab apakah peristiwa gempa yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia merupakan efek domino dari satu gempa yang terjadi pertama kali. Pasalnya setiap gempa memiliki karakteristik berbeda.

Suatu gempa, kata dia, memiliki medan tegangan sendiri, membangun akumulasi sendiri, dan sampai di fase matang kemudian akan rilis ketika energi yang tertahan sudah berada di batas maksimum memiliki proses masing-masing.

"Jadi kalau melihat sumber gempa itu sangat banyak. Kalau kemudian terjadi gempa yang berdekatan itu hanya kebetulan saja," ungkapnya.

Daryono menambahkan hasil monitoring BMKG menunjukkan ada banyak sekali sesar di Indonesia baik yang aktif maupun tidak. Salah satu sesar yang terus aktif adalah sesar Sumatera di sekitar wilayah Padang Panjang yang mengarah ke selatan menuju Bengkulu. 

Sesar lain yang juga sering menimbulkan gempa adalah sesar Flores yang terbentang dari utara Bali sampai ke timur Flores. Terakhir adalah sesar Palu Koro yang mengguncang wilayah Donggala hingga menimbulkan tsunami di Palu dan likuefaksi di Sigi.

"Sesar Palu Koro khususnya sebelum gempa sekarang catatan kami cukup banyak terjadi sebelumnya dan sangat aktif menghasilkan gempa meskipun beberapa di antaranya tidak merusak," jelasnya.




(MEL)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.