Kemenaker Konsisten Genjot Pembangunan SDM

    Gervin Nathaniel Purba - 10 April 2019 18:57 WIB
    Kemenaker Konsisten Genjot Pembangunan SDM
    Kepala Biro (Karo) Humas Kemenaker Soes Hindharno. (Foto: Dok. Kemenaker)
    Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) fokus dan konsisten menggenjot pelatihan vokasi secara masif. Kegiatan ini masuk dalam program prioritas pembangunan sumber daya manusia (SDM).

    "Setelah ada arahan Presiden Jokowi pada 2019 untuk prioritas pembangunan SDM, Kemenaker semakin masif melakukan pelatihan vokasi. Lebih digenjot lagi,” kata Kepala Biro (Karo) Humas Kemenaker Soes Hindharno, pada acara press tour dengan tema Sinergi Pers dan Pemerintah dalam Pembangunan SDM Indonesia, di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, 10 April 2019.

    Keseriusan Kemenaker dalam pelatihan diperlihatkan dengan terus melakukan beberapa terobosan, yakni pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK), pemagangan terstruktur, dan sertifikasi uji kompetensi.

    Ragam pelatihan lainnya di BLK sebagai upaya peningkatan daya saing SDM Indonesia dengan memberikan triple skilling, yakni skilling, up-skilling, dan re-skilling. 

    Skilling ditujukan bagi angkatan kerja yang ingin mendapatkan skill. Up-skilling membidik pekerja yang ingin meningkatkan skill. Sementara, re-skilling menyasar pekerja yang ingin mendapatkan keterampilan baru. 

    "Triple skilling tersebut untuk memastikan agar daya saing tenaga kerja lebih baik dan sesuai dengan perubahan di pasar kerja," kata Soes. 

    Guna mendekatkan akses pelatihan vokasi kepada masyarakat, pemerintah juga membangun BLK Komunitas. Pada 2017, dibangun 50 BLK Komunitas. Meningkat setahun berikutnya menjadi 75 BLK Komunitas. 

    "Pada 2019 naik menjadi seribu BLK Komunitas berbasis pesantren," kata Soes. 

    Memasuki revolusi industri 4.0 dan teknologi digital, persaingan bisnis dan pembangunan yang semula banyak bertumpu pada pemanfaatan sumber daya alam (SDA), bergeser pada persaingan penguasaan teknologi informasi dan kompetensi angkatan kerja yang membutuhkan SDM berkualitas.

    "Saya yakin SDM Indonesia tak kalah bila dibandingkan negara lain. Maka, kita harus bersemangat meningkatkan potensi diri," ujar Soes.



    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id