Mulai Menghentikan TV Analog, Kominfo Banjir Dukungan

    Candra Yuri Nuralam - 28 Oktober 2021 17:51 WIB
    Mulai Menghentikan TV Analog, Kominfo Banjir Dukungan
    Ilustrasi Medcom.id.



    Jakarta: Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kominfo) segera mematikan siaran TV analog di Indonesia. Penghentian siaran TV analog dimulai secara bertahap.

    "Hal ini tertuang dalam amanat Undang-Undang Cipta Kerja Pasal 72 angka 8, sisipan Pasal 60 A, dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate melalui keterangan tertulis, Kamis, 28 Oktober 2021.

     



    Johnny menyebut penghentian siaran analog di Indonesia sudah matang. Siaran digital yang menggantikan analog dibutuhkan untuk membuat tampilan gambar lebih jernih.

    Penghentian siaran analog ini tidak bisa disetop. Pasalnya, hal itu bagian dari perkembangan teknologi.

    Upaya penghentian siaran analog ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Tagar #AnalogSwithOff menggema di Twitter dari langkah pemerintah itu.

    Baca: Menkominfo: Sumpah Pemuda Momentum Penguasaan Dunia Digital

    "Migrasi dari TV analog ke TV digital, tujuannya program #AnalogSwitchOff dari @kemkominfo bukan hanya agar tampilan lebih jernih dan swara lebih jelas tapi yang terpenting adalah "Penataan Frekuensi" demi komunikasi di masa mendatang," tulis akun Twitter @Wadimandeep212.

    Sebagian masyarakat juga terlihat menanti keberadaan siaran digital. Masyarakat berharap siaran digital bisa menghilangkan 'semut' di TV-nya.

    "Siap-siap untuk #AnalogSwitchOff dan migrasi menuju siaran TV digital yang akan diberlakukan effektif 30 April 2022 yah," tulis akun Twitter @Leonita_Lestari.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id