Publik Diminta Antisipasi Pancaroba

    Candra Yuri Nuralam - 31 Oktober 2019 18:04 WIB
    Publik Diminta Antisipasi Pancaroba
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta publik mengantisipasi transisi penggantian musim yang dimulai awal November 2019. Masa pancaroba rawan bencana alam.

    "Potensi yang dapat terjadi banjir, petir, tanah longsor, kemudian puting beliung," kata Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin di Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Kamis, 31 Oktober 2019.

    Menurut dia, pergantian musim ini akan berlangsung sepanjang seminggu pertama November. Beberapa daerah di Indonesia akan terdampak.

    "Potensi hujan harus kita waspadai dengan intensitas lebat di wilayah Aceh, Sumut (Sumatra Utara), Palembang, Sumsel (Sumatra Selatan), wilayah Jawa juga perlu diwaspadai, kemudian Kalimantan juga cukup signifikan, Sulawesi  bagian tengah dan Papua," ujar Miming.

    Miming mengatakan dari daerah itu, Pulau Jawa dan Sumatra Selatan rawan dilanda cuaca ekstrem. Masyarakat diimbau untuk bersiap siaga.

    "Potensi puting beliung, hujan es dan angin kencang masih cukup tinggi pada November jadi perlu diwaspadai," tutur Miming.

    Selain itu, di wilayah perairan barat Sumatra hingga selatan Bali-Nusa Tenggara Barat (NTB) harus diperhatikan. Daerah itu rawan mengalami gelombang tinggi.

    "Ketinggian 2,5 meter itu diperairan selatan barat daya Sumatra bagian selatan, hingga perairan selatan NTB dengan ketinggian antara 2-2,5 meter," kata Miming.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id