Jakarta Utara dan Jakarta Timur Butuh Drainase Vertikal

    Sri Yanti Nainggolan - 03 Desember 2019 17:36 WIB
    Jakarta Utara dan Jakarta Timur Butuh Drainase Vertikal
    IIlustrasi banjir. Foto: Medcom.id/Nur Azizah
    Jakarta: Wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur dinilai krusial buat dipasang drainase vertikal atau sumur resapan. Penampungan air alami di kawasan ini tak lagi berfungsi.

    "Karena tingkat penurunan tanah relatif lebih cepat di wilayah tersebut. Kemudian, situ dan waduk sudah tidak berfungsi," kata pengamat kebijakan publik Trubus Radiansyah saat dihubungi Medcom.id, Selasa, 3 Desember 2019. 

    Dia menuturkan situ terbengkalai kebanyakan dijadikan pemukiman. Hal itu juga terjadi di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Pembangunan situ dialihfungsikan menjadi pemukiman. 

    "Itu yang sebabkan banjir," kata dia.

    Trubus menyebut pembangunan drainase vertikal didominasi di daerah Jakarta Pusat dan area jalan protokol. Padahal, sumur resapan seharusnya dipasang di bawah fondasi rumah. 

    "Harusnya Pemprov membuat aturan supaya tiap rumah masyarakat diwajibkan punya tempat penampungan air, yaitu sumur resapan," kata dia. 

    Dinas Sumber Daya Air DKI telah membangun 900 drainase vertikal sepanjang 2019. Targetnya 1.000 drainase hingga akhir tahun. 



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id