Masyarakat Diminta Ikuti Peringatan BMKG

    Kautsar Widya Prabowo - 03 Januari 2020 17:12 WIB
    Masyarakat Diminta Ikuti Peringatan BMKG
    Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. Foto: Kautsar Widya Prabowo/Medcom.id
    Jakarta: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat percaya dengan peringatan cuaca dari BMKG. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengeklaim ramalan cuaca yang disampaikan akurat.

    Dwikorita mengaku sudah memberikan peringatan sebelum banjir besar melanda Ibu Kota. Namun, beberapa masyarakat sedikit menyepelekan peringatan itu.

    "Kami mencoba mendengar ke publik. (Tapi) publik masih mengira peringatan dini adalah perkiraan, bukan prakiraan. Ini yang dipahami, padahal  peringatan dini dari BMKG adalah prakiraan," ujar Dwikorita dalam konferensi pers di Gedung BPPT, MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat, 3 Januari 2020.

    Dwikorita menjelaskan, BMKG menggunakan satelit dan radar untuk menghimpun data sebelum menyampaikan ramalan cuacanya ke masyarakat. Dua alat itu digunakan karena satelit tidak cukup detail membaca kondisi wilayah kecamatan hingga desa di Indonesia.

    "Kami memiliki puluhan radar yang tersebar di Indonesia, kemudian data itu dihitung, modeling. Dengan modeling tidak cukup, harus diverifikasi dengan data lokal," jelas dia.

    Dia mengakui ramalan BMKG tidak bisa 100 persen akurat dengan keadaan sebenarnya. Namun, dia mengeklaim ramalan BMKG paling akurat lantaran datanya diambil lewat satelit internasional.

    "Memang bisa salah perhitungan, itu bukan Tuhan, jadi pasti ada akurasi yang terbatas. Akurasi kami 80-85 persen, jadi kalau ada yang meleset sekitar 15-10 persen, itu keterbatasannya," pungkas dia.

    Banjir melanda sebagian wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Lebak sejak Rabu, 1 Januari 2019. Bencana tersebut disebabkan curah hujan yang tinggi pada Selasa, 31 Desember 2019.
     
    Banjir 'memakan' korban jiwa. Teranyar, sebanyak 43 orang meninggal.
     
    Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan lebat masih terjadi hingga Februari 2020. Bahkan, BMKG memperkirakan, beberapa hari ke depan Jakarta akan diguyur hujan ekstrem.





    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id