comscore

Pemerintah Masih Kaji Status Gelombang Ketiga Covid-19

Theofilus Ifan Sucipto - 08 Februari 2022 20:01 WIB
Pemerintah Masih Kaji Status Gelombang Ketiga Covid-19
Ilustrasi. Medcom.id
Jakarta: Pemerintah belum menetapkan status gelombang ketiga covid-19 di Indonesia. Pemerintah masih mengkaji dinamika covid-19 di dalam negeri.

"Untuk justifikasi gelombang baru, pemerintah terus memantau tren kasus selama beberapa waktu ke depan," kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam telekonferensi di Jakarta, Selasa, 8 Februari 2022.
Wiku mengatakan upaya itu dibarengi evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) secara berkala. Sejumlah indikator evaluasi, yakni penularan covid-19 di tingkat komunitas dan laju vaksinasi di kabupaten/kota.

"Kondisi kasus diharap turun segera sebelum Ramadan dan Idulfitri,” papar dia.

Baca: Satgas Covid-19 Wanti-wanti Pemda Serius Awasi Prokes

Wiku menyebut target itu bisa dicapai bila pemerintah dan masyarakat bekerja sama. Caranya dengan memaksimalkan kembali upaya pencegahan covid-19. Mulai dari disiplin protokol kesehatan, membatasi mobilitas, hingga menyegerakan vaksinasi.

Kasus covid-19 di Indonesia bertambah 37.492 pada Selasa, 8 Februari 2022. Total kasus konfirmasi positif di Indonesia mencapai 4.580.093.

Pasien yang sembuh dari covid-19 hari ini bertambah 10.078 orang. Dengan begitu, total 4.202.312 pasien sembuh.

Pasien meninggal akibat covid-19 bertambah 83 hari ini. Sehingga, ada 144.719 korban jiwa akibat virus berbahaya itu. Sementara itu, kasus aktif bertambah 26.701 menjadi 233.062 orang. Covid-19 telah tersebar ke 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota.

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id