comscore

Menparekraf Dukung Pengembangan Wisata Halal di Bangkalan

Insi Nantika Jelita - 03 April 2022 10:51 WIB
Menparekraf Dukung Pengembangan Wisata Halal di Bangkalan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. Foto: Dok. Kemenparekraf.
Jakarta: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendukung pengembangan wisata halal di Bangkalan, Jawa Timur. Langkah ini sebagai upaya membangkitkan ekonomi dan membuka peluang usaha pascapandemi.

Menurut Sandiaga, daerah itu memiliki modal infrastruktur pendukung dalam wisata halal. Salah satunya rencana pembangunan Islamic Science Park.
"Kami yakin pariwisata halal ini akan membangkitkan ekonomi di Madura Raya dan membuka peluang usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," kata Sandiaga Saat berdiskusi dengan civitas akademika dan pelaku parekraf di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) di Bangkalan, Minggu, 3 April 2022.

Dia mengatakan konsep wisata halal berfokus pada extension of service atau perpanjangan layanan pada tiap daerah. Konsep itu dijabarkan pada lima komponen, antara lain hotel halal, transportasi halal, makanan halal, paket tur halal, dan keuangan halal.

Indonesia dengan negara yang memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di dunia menjadi peluang besar dalam mendongkrak pasar wisata halal. Hal ini berdasarkan catatan dari The Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC) di mana Indonesia memiliki 231,06 juta jiwa penduduk muslim.

Baca: Kota Malang Kuatkan Program Center of Halal Tourism

Sandiaga menjelaskan wisata halal juga telah menarik devisa dari moslem traveler dengan optimal. Data State of The Global Islamic Economy Report 2019 menyebutkan jumlah pengeluaran wisatawan muslim dunia sebesar USD200,3 miliar atau sebesar 12 persen dari total pengeluaran wisatawan global sebesar USD1,66 triliun.

Pada periode Januari–September 2021, Indonesia membukukan ekspor ke  negara-negara OKI sebesar USD21,51 miliar. Kinerja perdagangan dengan negara OKI atau Organisasi Kerja Sama Islam mengalami surplus USD5,28 miliar.

"Dengan demikian, Indonesia berada di urutan ke-5 dari TOP 5 Negara Muslim Traveler dengan pengeluaran terbesar setelah Saudi Arabia, UAE, Qatar, dan Kuwait," tegas Sandiaga.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id