comscore

Jokowi: Kawasan Industri Hijau Kaltara Akan Jadi Terbesar di Dunia

Dhika Kusuma Winata - 21 Desember 2021 15:53 WIB
Jokowi: Kawasan Industri Hijau Kaltara Akan Jadi Terbesar di Dunia
Presiden Joko Widodo. Foto: BPMI
Jakarta: Kawasan Industrial Park Indonesia (KIPI) di Kalimantan Utara (Kaltara) dengan target pengembangan 30 ribu hektare mulai dibangun. Pembangunan kawasan industri hijau itu disebut akan menjadi yang terbesar di dunia.

"Ini kita harapkan akan menjadi kawasan industri hijau terbesar dunia. Bukan Kalimantan Utara, bukan Indonesia, tetapi dunia karena menyangkut lahan sampai detik ini 16.400 hektare dan targetnya adalah 30.000 hektare," ucap Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat groundbreaking KIPI di Kabupaten Bulungan, Kaltara, Selasa, 21 Desember 2021.
Pembangunan KIPI ini hasil kerja sama investor-investor dari Indonesia, Tiongkok, dan Uni Emirat Arab. Investasinya sebesar USD132 miliar (Rp1.848 triliun). Konstruksi ditargetkan rampung pada 2024 dan operasi bertahap direncanakan mulai 2023, 2024, hingga 2029.

Kepala Negara menyebut pembangunan kawasan industri hijau ini menandai transformasi ekonomi Indonesia menuju hilirisasi. Ekspor tak lagi berupa bahan mentah, melainkan barang jadi dan setengah jadi. Di kawasan industri itu, Presiden mengatakan hampir semuanya memproduksi barang jadi.

Baca: Kemenperin Pacu Pengembangan Industri Rendah Emisi Karbon

"Ini sebuah lompatan yang ingin kita lakukan, leap frog (lompatan katak) yang ingin kita lakukan dan ini akan kelihatan manfaatnya secara riil lima sampai sepuluh tahun yang akan datang akan kelihatan bermanfaat seperti apa," ucap Presiden.

Presiden menjelaskan kawasan industri hijau akan menggunakan teknologi mutakhir. Sumber energinya juga mengandalkan energi baru dan terbarukan. Beberapa produk yang akan dihasilkan di kawasan itu, seperti sodium ion, lithium ion, semikonduktor, petrokimia, industrial silikon, dan panel surya.

Presiden memproyeksikan proyek KIPI akan menyerap banyak lapangan kerja. Di masa konstruksi, diperkirakan ada 100 ribu lapangan kerja. Presiden memperkirakan akan ada 200 ribu lapangan kerja baru dari kawasan industri hijau ini ketika sudah beroperasi.

"Ini membutuhkan SDM-SDM yang memiliki kualifikasi yang baik. Siapkan mulai dari sekarang," imbuh Presiden.

Presiden juga berpesan kepada menteri terkait maupun pemerintah daerah setempat untuk mengawal investasi di kawasan itu. Kepala Negara meminta agar persoalan perizinan tak boleh terhambat.

(OGI)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id