11 Penerbangan dari Tiongkok Ditunda

    Hendrik Simorangkir - 05 Februari 2020 02:13 WIB
    11 Penerbangan dari Tiongkok Ditunda
    Pemerintah melalui memutuskan penundaan penerbangan seluruh destinasi Tiongkok. Antara Foto/Fikri Yusuf
    Tangerang: Penerbangan Tiongkok menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang ditunda sementara. Setidaknya ada 11 maskapai yang rencananya melakukan penerbangan.

    Senior Manager of Branch Communication & Legal Bandara Soetta, PT Angkasa Pura II (Persero), Febri Toga Simatupang mengatakan penundaan mulai berlaku hari ini hingga batas waktu yang belum ditetapkan.

    "Penundaan ini sesuai dengan arahan pemerintah. Penundaan itu belum tahu sampai kapan batas waktunya. Penundaan penerbangan dilakukan akibat mewabahnya virus korona di Tiongkok," kata Febri saat dikonfirmasi, Rabu, 5 Februari 2020.

    Febri menyebut sebelumnya ada dua maskapai yang telah melakukan penundaan penerbangan sejak 1 Februari 2020. Dua penerbangan itu melibatkan maskapai Batik Air dan Lion Air.

    "Per tanggal 1 Februari 2020, yang melayani penerbangan dari dan ke Tiongkok terdapat 11 maskapai. Lion Air dan Batik Air sudah men-declare bahwa mulai 1 Februari tidak melayani penerbangan dari dan ke Tiongkok," katanya.

    Maskapai yang sebelumnya melayani penerbangan ke Tiongkok dari Bandara Soekarno-Hatta maupun sebaliknya yakni, Xiamen Air, Air China, China Eastern, China Southern, Batik Air, Lion Air, Garuda Indonesia, Sriwijaya Air,  EVA Air, China Airlines dan Cathay Facific.

    Menurut Febri, sejak mewabahnya virus korona, penumpang dari dan ke Tiongkok melalui Bandara Soekarno-Hatta mengalami penurunan. Penurunan jumlah penumpang (pax) di atas 30 persen.

    "Untuk penumpang dari dan tujuan Tiongkok sejak 1-23 Januari 2020, berjumlah kurang lebih rata-rata 3.749 pax per hari. Sementara, dari tanggal 24 Januari hingga 2 Februari itu mengalami penurunan, rata-rata 2.941 pax per hari. Penurunan kurang lebih 33 persen," ucap dia.

    Dia menjelaskan di awal 2020 pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta mengalami peningkatan dibanding dengan 2019. Febri memastikan hingga dini hari ini belum ada penumpukan penumpang akibat penundaan penerbangan itu.

    "Awal tahun ini rata-rata per hari kurang lebih 150 ribu penumpang. Sedangkan di 2019 pergerakan penumpang kurang lebih 140 ribu per hari," tegasnya.



    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id