Avitex 2016

    Jangan Pakai Cat Tembok Bermerkuri! Ini Bahayanya

    Rosa Anggreati - 28 Juni 2016 05:18 WIB
    Jangan Pakai Cat Tembok Bermerkuri! Ini Bahayanya
    Gunakan cat tembok bebas merkuri agar Anda dan keluarga terhindar dari risiko penyakit (Foto:Shutterstock)
    medcom.id, Jakarta: Tanpa disadari, kita hidup di tengah lingkungan yang kurang sehat. Beragam zat berbahaya ada di sekitar kita. Misalnya, merkuri. Zat berbahaya ini menjadi bahan perbincangan publik setelah marak pemberitaan kosmetik mengandung merkuri. Tahukah Anda, merkuri tak cuma ditemukan pada kosmetik. Merkuri juga dapat ditemukan pada lampu neon, batu baterai, tambalan gigi amalgam, makanan laut, dan cat tembok.

    Merkuri seperti halnya arsenik, timbal, aluminium, dan kadmium, merupakan yang lazim di banyak bidang lingkungan kita, dapat terakumulasi dalam jaringan lunak tubuh.

    Risiko yang mungkin timbul akibat terpapar zat tersebut ialah kanker, gangguan saraf, penyakit alzheimer, kepala pusing, kelelahan, mual dan muntah, penurunan produksi sel darah merah dan putih, irama jantung abnormal, serta kerusakan pembuluh darah.

    Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, beberapa bukti menunjukkan adanya penurunan kecerdasan akibat paparan timbal atau merkuri pada masa kanak-kanak. WHO memasukkan keterbelakangan mental sebagai jenis penyakit yang mungkin timbul.

    Anak-anak usia 0 hingga 6 bulan, memiliki kebiasaan memasukkan tangan ke dalam mulut. Termasuk memasukkan tangan ke mulut usai menyentuh tembok tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Perilaku ini merupakan kebiasaan paling berisiko yang menyebabkan kerusakan kecerdasan dan perkembangan mental anak akibat terpapar merkuri.

    Sementara, Penasihat Senior dan Supervisor Proyek Yuyun Ismawati dari Yayasan BaliFokus mengatakan, konsentrasi merkuri paling berbahaya ditemukan dalam warna-warna terang seperti kuning, oranye, merah dan cat berwarna hijau. Dalam beberapa analisa yang dilakukan Yayasan BaliFokus ditemukan bahwa beberapa produsen cat di Indonesia mulai mengapus kandungan timbal atau merkuri dalam cat yang mereka produksi.

    "Beberapa produsen cat di Indonesia mulai menghapus timbal dari cat mereka. Namun, masih banyak perusahaan yang mempertaruhkan masa depan anak-anak kita dengan menjual cat berkadar timbal tinggi," kata Ismawati, dikutip Nationalgeographic.

    Berbeda dengan cat tembok lainnya, Avitex Cat Tembok merupakan cat tembok yang bebas merkuri. Diproses secara hebat, Avitex Cat Tembok mampu melindungi seluruh anggota keluarga untuk aman beraktivitas di dalam rumah tanpa perlu khawatir dari ancaman bahaya buruk merkuri.

    Deputy Marketing Director Avian Brands, Novi Christiana, menyatakan bahwa komitmen Avian Brands dalam melakukan inovasi produk yang bebas merkuri, sehingga aman untuk anggota keluarga. Selain tanpa merkuri, Avitex Cat Tembok dibuat dengan resin terbaik dan pigmen berkualitas yang menjadikan Avitex sebagai cat tembok kebanggaan orang hebat.

    Dengan pigmen pilihan, Avitex Cat Tembok menghadirkan pilihan warna-warna indah yang tidak mudah pudar, sehingga dinding tampak selalu baru. Avitex Cat Tembok hadir dengan pilihan warna yang telah disesuaikan dengan selera masyarakat Indonesia.

    “Bahan resin yang kita gunakan adalah resin yang terbaik. Inilah yang menjadikan Avitex Cat Tembok unggul dibanding dengan produk cat tembok lainnya. Keunggulannya berupa daya sebar dan daya tutup yang baik, melekat sempurna pada dinding, serta mampu melindungi bangunan menjadi lebah tahan lama. Selain bebas merkuri, Avitex Cat Tembok juga mudah diaplikasikan,” ucap Novi Christina.

    Sedangkan dari segi korporasi, Avian Brands begitu fokus pada upaya pelestarian lingkungan. Hal ini terbukti Standar ISO 14001 yang mereka memiliki.

    Untuk mendapatkan informasi lebih dalam tentang Avitex Cat Tembok yang bebas merkuri dan aman bagi buah hati Anda, silakan mengakses https://www.avianbrands.com



    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id