Pengusaha Terima Keputusan Harga Vaksin Gotong Royong

    M. Ilham Ramadhan Avisena - 17 Mei 2021 05:15 WIB
    Pengusaha Terima Keputusan Harga Vaksin Gotong Royong
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta: Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Shinta Widjaja Kamdani mengatakan pelaku usaha di Tanah Air menerima keputusan pemerintah dalam penetapan harga Vaksin Gotong Royong dan pelayanannya. Harga itu murni hitungan dan keputusan pemerintah.

    "Perusahaan yang berpartisipasi dalam Vaksinasi Gotong Royong bisa menerima harga tersebut dan Kadin siap untuk mendukung pelaksanaannya," tuturnya saat dihubungi, Minggu, 16 Mei 2021.

     



    Pemerintah resmi menetapkan harga pembelian vaksin covid-19 untuk layanan Vaksinasi Gotong Royong. Harga pembelian vaksin dan tarif pelayanan ditetapkan Rp439.570 per dosis.

    "Itu yang ditetapkan pemerintah dan kami bisa menerima," kata Shinta.

    Penetapan harga tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4643/2021 tentang Penetapan Besaran Harga Pembelian Vaksin Produksi Sinopharm Melalui Penunjukan PT Bio Farma (Persero) dalam Pelaksanaan Pengadaan Vaksin COVID-19 dan Tarif Maksimal Pelayanan untuk Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong.

    "Harga pembelian vaksin sebesar Rp321.660 per dosis dan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp117.910 per dosis," demikian petikan Kepmenkes.

    Baca: Arsjad Rasjid Dorong Perusahaan Ikut Vaksinasi Gotong Royong

    Dalam keputusan itu disebutkan harga pembelian vaksin merupakan harga tertinggi yang dibeli badan hukum/badan usaha. Harga sudah termasuk margin atau keuntungan 20 persen dan biaya distribusi franco kabupaten/kota.
     
    "Namun tidak termasuk pajak pertambahan nilai (PPN)," bunyi keterangan tersebut.
     
    Sementara itu, tarif maksimal pelayanan vaksinasi merupakan batas tertinggi atau tarif per dosis untuk pelayanan Vaksinasi Gotong Royong. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan fasilitas pelayanan kesehatan milik masyarakat atau swasta.
     
    Tarif sudah termasuk margin atau keuntungan 15 persen. Namun, tidak termasuk pajak penghasilan (PPh).
     
    Nilai yang ditetapkan sudah mendapatkan pandangan atau pendampingan dari sejumlah kementerian dan lembaga. Mulai dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. Kemudian dari ahli, akademisi, profesi, dan aparat penegak hukum.

    Vaksin untuk Indonesia

    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.

    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.

    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id