Kenaikan Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Belum Bisa Dipastikan dari Libur Imlek

    Theofilus Ifan Sucipto - 24 Februari 2021 09:46 WIB
    Kenaikan Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Belum Bisa Dipastikan dari Libur Imlek
    Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. DOK BPMI Setpres



    Jakarta: Penambahan kasus harian covid-19 masih di kisaran 9 ribu-10 ribu dalam beberapa hari terakhir. Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menyebut penambahan belum bisa dipastikan dari efek libur Imlek 2572 pada Jumat, 12 Februari 2021.

    “Untuk bisa mengukur efek libur panjang Imlek, ini membutuhkan waktu rentang 10 sampai 14 hari,” kata Wiku dalam keterangan tertulis, Rabu, 24 Februari 2021.




    Wiku mafhum kasus covid-19 kembali tinggi dalam dua hari terakhir. Padahal, kasus harian covid-19 sempat menyentuh 6.462 kasus pada Senin, 15 Februari 2021.

    (Baca: Menkes Klaim Kenaikan Kasus Covid-19 Saat Imlek Terkendali)

    Dia menuturkan hal itu terjadi karena kinerja laboratorium tak maksimal saat hari libur. Sehingga, jumlah tes menurun dan kasus yang ditemukan ikut menurun.

    “Ini yang masih jadi tugas bersama dan terus diupayakan agar tidak terulang,” papar dia.

    Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengeklaim kenaikan kasus covid-19 saat Hari Raya Imlek 2572 pada Jumat, 12 Februari 2021, terkendali. Namun, dampak final baru terasa dua pekan setelah perayaan.
     
    “Kita bersyukur waktu Imlek tidak naik terlalu tinggi,” kata Budi dalam telekonferensi di Jakarta, Sabtu, 20 Februari 2021.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id