198 Kecelakaan di Perlintasan Sebidang KA Terjadi dalam 9 Bulan Terakhir

    Theofilus Ifan Sucipto - 08 Oktober 2020 11:39 WIB
    198 Kecelakaan di Perlintasan Sebidang KA Terjadi dalam 9 Bulan Terakhir
    Ilustrasi perlintasan kereta. Foto: Antara/Dhemas Reviyanto
    Jakarta: Sebanyak 198 kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang kereta api selama Januari hingga awal Oktober 2020 atau dalam kurun sembilan bulan terakhir. Kecelakaan akibat rendahnya kepatuhan masyarakat pada rambu-rambu.

    “Hal tersebut dapat dihindari jika seluruh pengguna mematuhi seluruh rambu-rambu yang ada,” kata VP Public Relations KAI, Joni Martinus, dalam keterangan tertulis, Kamis, 8 Oktober 2020.

    Joni menyayangkan masih banyak masyarakat tidak patuh. Padahal, aturan lalu lintas di perlintasan sebidang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).

    Pasal 296 menyebut setiap pengemudi harus berhenti ketika sinyal berbunyi dan palang pintu ditutup. Pelanggar bisa dikenakan denda pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp750 ribu.

    Peraturan lainnya termaktub dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Pasal 124 menyatakan pemakai jalan wajib mendahulukan kereta api pada perlintasan sebidang.

    “Tengok kanan-kiri untuk memastikan tidak ada kereta yang akan melintas. Pengendara wajib mendahulukan perjalanan kereta api,” tegas dia.

    Joni berharap masyarakat kembali mematuhi rambu-rambu perkeretaapian. Supaya lalu lintas berjalan lancar dan masyarakat selamat.

    “Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan berperilaku disiplin di perlintasan sebidang,” tutur Joni.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id