Komnas KIPI Kesulitan Menentukan Penyebab Kematian Penerima AstraZeneca

    Anggi Tondi Martaon - 20 Mei 2021 18:50 WIB
    Komnas KIPI Kesulitan Menentukan Penyebab Kematian Penerima AstraZeneca
    Ilustrasi/Medcom.id



    Jakarta: Komisi Nasional (Komnas) Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) mengaku kesulitan menentukan kematian Trio Fauqi Firdaus. Sebab, pria yang diduga meninggal karena Vaksin AstraZeneca itu tak memilki data medis usai divaksin.

    "Enggak pernah diperiksa dokter, datang sudah meninggal. Enggak ada (hasil) lab, enggak ada rontgen, enggak ada CT (computed tomography) scan kepala," kata Ketua Komnas KIPI Hindra Irawan dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 20 Mei 2021.

     



    Dia menyebutkan penentuan kematian akibat vaksin harus melalui pemeriksaan medis. Sehingga, dapat melihat respons tubuh setelah vaksinasi.

    "Jadi sulit menyatakan ini terkait vaksinasi," ungkap dia.

    Di sisi lain, dia juga tak bisa memastikan meninggalkannya Trio bukan akibat Vaksin Astrazeneca. Sebab, penggunaan vaksin ini mengalami beberapa masalah di sejumlah negara, salah satunya penggumpalan darah atau blood clot

    Hindra menyebutkan penggumpalan darah biasanya terjadi di susunan syaraf pusat di otak, paru-paru, perut, dan tungkai.

    Baca: BPOM dan Komnas KIPI Masih Selidiki Sebab-Akibat Penggunaan AstraZeneca

    "Anak ini enggak ngeluh tentang tungkai enggak sakit, perut enggak sesak. Jadi mungkin di otak," sebut dia.

    Selain itu, rata-rata temuan penggumpalan darah yang dialami penerima Vaksin Astrazeneca di Eropa dan Britania Raya terjadi setelah tiga hingga 14 hari. Sedangkan, Trio mengalami gangguan beberapa saat setelah divaksinasi.

    "Jadi juga enggak cocok," ujar dia.

    Komnas KIPI pun merekomendasikan dilakukan autopsi. Keluarga sudah menyetujui langkah tersebut.

    "Mudah-mudahan untuk dilakukan autopsi memberikan jawaban," ujar Hindra.
     

    Halaman Selanjutnya
      Vaksin untuk Indonesia …


    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id