Survei: Masyarakat Menolak Kebangkitan PKI

    Candra Yuri Nuralam - 01 Oktober 2021 18:33 WIB
    Survei: Masyarakat Menolak Kebangkitan PKI
    Unjuk rasa menolak kebangkitan PKI. Foto: Metro TV/Abdur Rahman



    Jakarta: Lembaga jajak pendapat Saiful Mujani membeberkan hasil temuannya tentang isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI). Mayoritas responden menolak kebangkitan PKI di Tanah Air.

    "Sebanyak 84 persen responden tidak setuju," kata Manager Program SMRC Saidiman Ahmad dalam telekonferensi di Jakarta, Jumat, 1 Oktober 2021.

     



    Saidiman mengatakan ada 14 persen responden yang setuju PKI kembali bangkit di Tanah Air. Sementara itu, dua persen responden tidak menjawab pertanyaan itu.

    Sebanyak 14 persen responden yang menyetujui dengan alasan beragam. Sebanyak 49 persen responden yang menyetujui PKI bangkit menyebut kebangkitan itu sudah ada dan nyata bagi negara.

    Baca: Bukan Zamannya Isu PKI Menjadi Jualan Politik

    Sementara itu, sebanyak 24 persen jawaban responden yang setuju merasa kebangkitan PKI sudah sedikit ada di Indonesia. Lalu, sebanyak 16 persen lainnya menilai belum ada ancaman pasti dari kebangkitan PKI.

    "Sebanyak tujuh persen responden yang setuju percaya tidak akan pernah jadi ancaman. Lalu lima persen tidak menjawab alasannya," ujar Saidiman.

    Survei ini diikuti 1.220 responden yang usianya di atas 17 tahun. Responden dipilih secara acak dengan metode multistage random sampling.

    Survei dilakukan dengan wawancara. Margin of error survei ini diperkirakan sebesar 3,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id