Bekas Karhutla Gambut Bisa Jadi Penunjang Ekonomi

    Ilham Pratama Putra - 11 Desember 2019 13:54 WIB
    Bekas Karhutla Gambut Bisa Jadi Penunjang Ekonomi
    Ilustrasi kebakaran gambut. Foto: ANT/Wahdi Septiawan
     Jakarta: Bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) gambut bisa dimanfaatkan. Lahan bisa menjadi sumber ekonomi masyarakat sekitar. 

    "Kita coba memetakan ekonomi sosial masyarakatnya. Mungkin bisa tanam sagu, nanas, banyak yang bisa kita kembangkan di lahan gambut itu," kata Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Harmensyah di Hotel Millenium Sirih, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Desember 2019.

    Harmensyah menuturkan lahan gambut bekas kebakaran itu mesti direkonstruksi. Dia percaya penanganan tepat bisa memperbaiki lahan gambut yang terbakar. 

    "Kita akan pastikan gambut-gambut ini tidak akan terbakar lagi. Karena lawan api adalah air. Kita maintenance, jarak top soil dengan muka airnya 40 cm agar gambutnya semua basah dan bisa diolah," ujar dia.

    BNPB mencatat di beberapa wilayah rekonstruksi berhasil. Di antaranya Sumatra Selatan, Jambi, Riau dan sejumlah wilayah di Kalimantan.

    "Sawit yang tumbuh sudah berbuah. Termasuk kemarin kita coba daerah untuk design perikanannya hidup, padinya tumbuh kembali. Ini luar biasa," kata dia. 

    Harmensyah melanjutkan bekas lahan gambut juga bisa dijadikan tempat wisata. Dia menyebut masyarakat mulai melakukan pengembangan wisata. 





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id