80 Persen Masyarakat Indonesia Tak Bijak Sampah

    Medcom - 26 November 2019 17:39 WIB
    80 Persen Masyarakat Indonesia Tak Bijak Sampah
    Sampah di Kali Busa Bekasi. Dok: Medcom.id
    Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan lebih dari tiga perempat penduduk Indonesia tidak bijak mengelola sampah. Survei Indeks Ketidakpedulian Lingkungan Hidup 2018 menunjukkan 81,4 persen dari 265 juta penduduk Indonesia tidak mengelola sampah dengan memilah.

    Project Executive Waste4Change, Pandu Priyambodo menilai tak ada hubungan rendahnya kepedulian warga ke sampah dengan pendidikan.  

    "Di universitas pun, banyak sampah yang masih bercampur. Masyarakat harus membuat tagline baru, dari tertib membuang sampah pada tempatnya, naik kelas ke pilah sampah sesuai jenisnya,"  kata dia dalam Social Good Summit di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa, 26 November 2019.

    Padahal, kata Pandu, sampah yang dikelola dengan baik bernilai ekonomi. Selain itu, metode memilah sampah sejak dari rumah tangga ini dianggap bisa mengurangi volume sampah hingga 70 persen.

    Penelitian Jenna R Jambeck dari University of Georgia pada 2010 menyebut Indonesia menghasilkan 3,22 juta ton sampah plastik yang tak terkelola dengan baik. Sekitar 0,48-1,29 juta ton dari sampah plastik tersebut diduga mencemari lautan.

    Direktur Sustainable Waste Indonesia Dini Trisyanti menyebut permasalahan sampah Indonesia karena lemahnya manajemen pengelolaan. "Sebetulnya bukan masalah konsumsinya, namun penanganan dan pengelolaannya," ucapnya.

    Sebagian sampah remah plastik (plastic scrap) bernilai ekonomi rendah pada umumnya dibakar di permukiman masyarakat atau dibuang di bantaran sungai. Ini yang kemudian dapat mencemari udara, air, dan tanah di sekitar lokasi pengumpulan sampah.

    Dini mengatakan TPA Bantargebang yang sudah menerima 7.500 ton sampah per hari akan penuh jika masyarakat tidak berubah.

    "Nantinya akan ada TPA baru. Mungkin bukan di lingkungan kita, namun apakah kita membiarkan orang terzalimi dengan perilaku kita yang tidak mau berubah?" pungkasnya. (Nisrina Kirana)

     



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id