Analisis Sementara, KRI Nanggala Mengalami Gangguan Saat Menyelam

    Anggi Tondi Martaon - 21 April 2021 23:23 WIB
    Analisis Sementara, KRI Nanggala Mengalami Gangguan Saat Menyelam
    Kapal selam KRI Nanggala-402 saat latihan Pratugas Satgas Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Maphilindo 2017 di Laut Jawa. Foto: Antara/Syaiful Arif



    Jakarta: TNI Angkatan Laut (AL) merilis beberapa kemungkinan kejadian yang dialami KRI Nanggala-402. Kapal selam itu salah satunya diduga mengalami gangguan saat menyelam.

    "Kemungkinan saat menyelam statis terjadi black out," tulis keterangan Dinas Penerangan TNI AL, Rabu, 21 April 2021.






    Kondisi tersebut membuat KRI Nanggala menjadi tidak terkendali. Hal ini mengakibatkan kapal tidak bisa melaksanakan prosedur kedaruratan. 

    Tombol kedaruratan berfungsi mengembus kapal agar timbul ke permukaan. Kegagalan prosedur kedaruratan membuat kapal jatuh pada kedalaman 600-700 meter.

    Baca: Pencarian KRI Nanggala Menggunakan Metode Side Scan Sonar

    Kemungkinan lain, yaitu adanya tumpahan minyak di sekitar area tenggelam. Kondisi ini diduga akibat tangki bahan bakar mengalami kerusakan karena tekanan air laut.

    KRI Nanggala hilang kontak setelah diizinkan menyelam di perairan Selat Bali. Rencananya, kapal selam buatan Jerman Barat itu akan mengikuti latihan penembakan senjata strategis.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id