Mahasiswa Tingkat Akhir Bakal Dilibatkan Memerangi Korona

    Nur Azizah - 26 Maret 2020 16:30 WIB
    Mahasiswa Tingkat Akhir Bakal Dilibatkan Memerangi Korona
    Ilustrasi korona. Medcom.id
    Jakarta: Indonesia membutuhkan banyak relawan untuk menangani pandemi virus korona (covid-19). Indonesia butuh peran mahasiswa, selain tenaga profesional.

    Koordinator Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Andre Rahardian mengatakan para mahasiswa akan ditugaskan di lapis kedua. Mereka bakal aktif memberikan konseling psikologis maupun media.

    "Mahasiswa-mahasiswa tingkat akhir ini akan menjadi lapis kedua sebagai bagian dari pencegahan," kata Andre dalam konferensi video, Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020.

    Mereka juga akan ditempatkan di beberapa platform online. Rencananya, dalam Minggu ini pendaftaran akan dibuka secara massal.

    "Pembukaan pendaftaran ini kita bekerja sama dengan banyak pihak, yang juga sudah melakukan pengumpulan dan mengajak relawan-relawan, mudah-mudahan bisa diintegrasikan," kata Andre.

    (Baca: Dokter Muda UNS Siap Turun Jadi 'Relawan Korona')

    Andre meyakini cara ini membuat pemerintah memiliki database yang lengkap dan real time. Sebab, gugus tugas percepatan penanganan covid-19 mendapat dukungan dari semua pihak.

    Dia mengaku sudah ada beberapa universitas yang akan mengirim mahasiswanya menjadi relawan, salah satunya Universitas Sebelas Maret. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (FK UNS) telah menyiapkan 55 lulusannya untuk menjadi relawan dalam penanganan virus korona.

    Dokter muda ini bakal diterjunkan ke sejumlah rumah sakit di wilayah Jawa Tengah. "Mereka ini dokter yang baru lulus tapi belum bekerja," kata Dekan FK UNS, Reviono, kepada Medcom.id, Senin, 23 Maret 2020.

    Sementara, mahasiswa yang tengah menjalankan koas atau co-assistant dokter rumah sakit tidak diperkenankan menjadi relawan. Sebab, tugas relawan juga melakukan screening.

    "Kan kalau di lapangan (rumah sakit) juga ada screening, mencari kasus kepada mereka yang pernah kontak, jadi diserahkan pada 55 dokter tadi," papar Reviono.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id