Menuntun Haji Menuju Tanah Haram

    Surya Perkasa - 12 Februari 2020 21:00 WIB
    Menuntun Haji Menuju Tanah Haram
    Ilustrasi umat Islam tawaf keliling kakbah sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah umrah di Masjidil Haram. Foto: Antara/Aji Styawan
    Jakarta: Pemerintah Indonesia terus membenahi penyelenggaraan haji. Jumlah penduduk Indonesia yang mayoritas muslim ingin berhaji, membuat waktu tunggu tinggi dan memaksa pemerintah harus memutar otak.

    Tak hanya inovasi di penyelenggaran, lobi-lobi juga tak pernah berhenti. Berikuat sejumlah fakta baru seputar musim Haji 2020:
     

    1. Kuota terbesar

    Indonesia dan Saudi adalah dua sahabat dekat yang telah menjalin hubungan kuat di berbagai bidang. Indonesia dan Saudi juga disebut memiliki banyak kesamaan, termasuk di bidang budaya.

    Alhasil dekatnya hubungan dipertajam dengan lobi ini berujung ditambahnya kuota haji untuk Indonesia. Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Essam bin Abed al-Thaqafi menyebut, Nusantara merupakan salah satu negara sahabat Saudi yang mendapat jatah kuota haji terbesar.

    "Kuota haji untuk Indonesia adalah yang terbesar, sekitar 240 ribu. Tahun lalu kami naikkan kuotanya 10 ribu," ucap Dubes Essam di saat bersilaturahmi ke kompleks Media Group di Jakarta Barat, Rabu, 12 Februari 2020.

    Kuota Indonesia tahun ini naik 26 ribu dari kuoat musim Haji 2019 yang baru 214 ribu.
     

    2. Bayar setengah fasilitas makin wah

    Tak banyak yang mengetahui biaya haji perorang untuk jemaah asal Indonesia Rp69.174.164. Unit cost haji ini hanya dibebankan setengahnya ke warga negara Indonesia.

    Biaya haji di musim 202 hanya Rp35 jutaan. Direktur Jenderal Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Nizar Ali, mengatakan ini bisa dicapai karena sejumlah inovasi pengelolaan dan komunikasi dengan pemerintah Saudi.

    Salah satunya, biaya visa umrah dan haji progresif bagi jemaah haji tak lagi dibebankan ke Indonesia. Tak hanya murah, fasilitas untuk jemaah tahun ini justru bertambah dan semakin wah. Misalnyaa makanan bagi jemaah.

    Makanan bagi jemaah kini dibuat dengan cita rasa Nusantara. Juru masak katering juga dari Indonesia. Tujuannya, rasa tetap cocok dilidah jemaah sekaligus memberdayakan orang Indonesia.

    Menuntun Haji Menuju Tanah Haram
    Jemaah haji tiba dari tanah Suci. Foto: ANTARA FOTO/M Ayudha

     

    3. Daftar haji sudah bisa sejak bayi

    Pendaftaran haji bisa dilakukan sejak bayi. Kebijakan itu diterapkan untuk mencegah semakin lamanya masa tunggu keberangkatan haji.
     
    "Bayi lahir daftar enggak apa-apa. Karena nanti pas dia baligh, ia sudah jadi milenial dan bisa kesempatan untuk naik haji," kata Nizar Ali.
     
    Nizar membeberkan langkah ini memudahkan kaum milenial menunaikan rukun Islam kelima itu. Sebelumnya, aturan menyebut pendaftar haji minimal berusia 12 tahun. Aturan itu dirasa kurang tepat karena jeda waktu menunggu keberangkatan hampir 20 tahun.
     

    4. Sistem zonasi permudah haji

    Salah satu inovasi yang dikedepankan tahun ini Kementerian Agama ialah modifikasi sistem zonasi. Pemerintah pertama kali menerapkan sistem zonasi pada musim Haji 2019.

    Sistem zonasi yang dinilai telah mempermudah pengawasan dan pengaturan jemaah. Sebelumnya, akomodasi jemaah tersebar sesuai undian. Sistem zonasi mengatur agar jemaah dari wilayah sama ditempatkan di zonasi akomodasi yang sama.

    Sistem zonasi diakui Nizar Ali membuat jemaah tidak bersosialiasi dengan jemaah dari dari daerah lain. Namun, sistem ini memudahkan mobilisasi dan komunikasi.
     
    Misalkan ketika ada haji yang tersesat, dia cukup mengatakan dari daerah mana. Petugas tinggal mengantarkannya ke kawasan zonasi akomdasi daerahnya.

    Ketika sistem zonasi belum diberlakukan, petugas harus menanyakan detail identitas dan lokasi tempat tinggal si haji yang tersesat.

    "Itu yang paling krusial. Tidak perlu pakai GPS bisa langsung mengantisipasi jemaah," kata Nizar Ali.

    Zonasi juga memudahkan untuk komunikasi. Misalnya wilayah yang ditempati jemaah Jawa Barat, petugasnya juga berasal dari daerah provinsi yang sama.



    (SUR)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id