Pesawat Penjemput WNI di Tiongkok Menerapkan Prosedur Khusus

    Theofilus Ifan Sucipto - 01 Februari 2020 17:38 WIB
    Pesawat Penjemput WNI di Tiongkok Menerapkan Prosedur Khusus
    Pesawat Batik Air Airbus A330 yang digunakan menjemput WNI di Tiongkok. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
    Jakarta: Pesawat Batik Air yang digunakan untuk menjemput Warga Negara Indonesia (WNI) di Tiongkok menerapkan sejumlah prosedur khusus. Salah satunya, pakaian khusus untuk kru pesawat selama penerbangan.

    Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengetakan prosedur ini dilakukan untuk melindungi kru pesawat dari kemungkinan terpapar virus korona. Pesawat jenis Airbus A330 juga dilengkapi penyaring udara yang diklaim mampu membunuh virus korona.

    "Pesawat akan kami rawat kurang lebih 14 hari, dibersihkan, dan disemprot desinfektan dan sterilisasi," kata Edward di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu 1 Februari 2020.

    Sementara itu, Edward memastikan tidak ada yang spesial terkait teknis penerbangan menuju Tiongkok. Penerbangan bakal tetap mengikuti prosedur yang ditetapkan Kementerian Perhubungan maupun peraturan dunia. 

    Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto menjelaskan hanya dua operator pesawat yang punya rute ke Tiongkok, yakni Lion Group dan Sriwijaya. Batik Air sengaja dipilih lantaran punya stok pesawat berukuran besar.

    "Yang punya pesawat besar kan Lion, jadi kerja sama," kata Novie. 

    Novie mengaku belum tahu berapa lama Batik Air berada di Wuhan, Hubei, Tiongkok, sebelum kembali ke Indonesia. Dia berharap Batik Air bisa melakukan tugasnya dengan baik.

    Batik Air dijadwalkan berangkat pukul 13.00 WIB menuju Wuhan. Perjalanan diprediksi memakan waktu enam jam. Pesawat Batik Air yang digunakan untuk menjemput warga negara Indonesia (WNI) di Hubei ini berkapasitas 392 orang.

    Ada 245 WNI yang berada di Provinsi Hubei, Tiongkok. Sebanyak 100 di antaranya tinggal di Kota Wuhan, lokasi awal virus korona menyebar. Rencananya, WNI yang dipulangkan dari Tiongkok akan mendarat sekaligus menjalani karantina di Natuna, Kepulauan Riau.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id