IRT Kurir 9 Kilogram Sabu Ditangkap BNN

    Lukman Diah Sari - 19 Maret 2019 10:39 WIB
    IRT Kurir 9 Kilogram Sabu Ditangkap BNN
    Ibu rumah tangga (IRT) bernama Syamsiah ditangkap BNN lantaran jadi kurir narkoba. (Foto: dok./BNN)
    Jakarta: Seorang ibu rumah tangga (IRT), Syamsiah, ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) lantaran jadi kurir sembilan kilogram sabu. Selain Syamsiah, BNN juga menangkap lima pelaku lainnya. 

    Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari, menerangkan, penangkapan dilakukan pada Minggu, 17 Maret 2019, di Dumai, Riau. Para pelaku yakni, Arman, Harianto, Adi, Syamsiah, Hamidi, dan Kamarudin. 
    "Arman sebagai pengendali; Harianto, Adi, dan Syamsiah sebagai kurir; sementara Hamidi dan Kamarudin anak buah kapal," ujar Arman, Jakarta, Selasa, 19 Maret 2019.

    Jenderal bintang dua itu mengatakan, sabu yang dibawa berasal dari Malaysia. Dia menuturkan, pada 16 Maret, Syamsiah sekitar pukul 17.20 WIB berangkat dari Medan, Sumatera Utara, menuju Dumai, Riau, dengan Arman, Adi, dan Harianto menggendarai mobil bernomor pelat BK1385ZZ. 

    "Saat tiba di Dumai, Hamidi memberikan barang narkotika kepada Arman sebanyak sembilan bungkus," katanya 

    Baca juga: Penyelundupan Sabu dalam Saus Tomat Digagalkan

    Kemudian, kata Arman, sabu lantas dibawa oleh Syamsiah dengan menumpang bentor menuju travel perjalanan untuk bertolak ke Pekanbaru, Riau. Setelah itu, imbuh dia, petugas segera melakukan penyergapan. 

    "Saat digeledah, dari Syamsiyah ditemukan barang bukti lima bungkus narkotika dan penggeledahan di mobil ditemukan empat bungkus sabu,” bebernya  

    Arman mengungkap, setiap bungkus sabu diduga seberat satu kilogaram. Sehingga total, terdapat sembilan kilogram sabu. Barang haram itu, rencananya akan diedarkan di Medan sebanyak lima kilogram dan di Jakarta empat kilogram. 

    "Pengendali sengaja menyuruh ibu rumah tangga agar tidak dicurigai dan luput pemeriksaan petugas," jelasnya. 

    Kini, semua tersangka dan barang bukti yakni sembilan kilogram sabu telah diamankan. Sementara, tersangka masih diperiksa dan akan dibawa ke BNN Pusat, Cawang, Jakarta, untuk pemeriksaan lebih dalam. 

    "Saat ini masih dalam pengembangan," tandasnya.



    (MEL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id