• DONASI PALU/DONGGALA :
    Tanggal 23 NOV 2018 - RP 51.179.914.135

  • Salurkan Donasi Anda: (BCA - 309.500.6005) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (Mandiri - 117.0000.99.77.00) A/n Yayasan Media Group

  • Salurkan Donasi Anda: (BRI - 0398.01.0000.53.303) A/n Yayasan Media Group

BUMN Diminta Bantu Bangun Kampus Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah

Yogi Bayu Aji - 06 Desember 2018 12:17 wib
Presiden Jokowi menghadiri Milad 1 Abad Madrasah
Presiden Jokowi menghadiri Milad 1 Abad Madrasah Muallimin-Muallimat Muhammadiyah di Yogyakarta, Kamis, 6 Desember 2018, Medcom.id - Vicka

Yogyakarta: Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno membantu pembangunan Kampus Terpadu Madrasah Mu'allimin Muhammadiyah. Kampus mulai dibangun minggu depan.

"Sudah saya perintahkan ke Menteri BUMN agar secepatnya dimulai. Nanti Bu Menteri perintah lagi ke Dirut (direktur utama BUMN) cepat-cepat," kata Jokowi dalam sambutannya di peringatan seabad Madrasah Mu'allimin-Mu'allimat Muhammadiyah, Yogyakarta, Kamis, 6 Desember 2018.

Jokowi mengaku kagum dengan perkembangan Madrasah Mu'allimin dan Mu'allimat Muhammadiyah. Pada 1929 saja, kata dia, madrasah itu sudah memiliki bangunan yang megah.

"Tahun 1951 lebih megah. Tahun 2008 megah dan modern," jelas dia.

Jokowi bangga kepada Muhammadiyah karena telah banyak melahirkan tokoh-tokoh yang berpengaruh bagi negara. Salah satunya, Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Ahmad Syafii Maarif hingga Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini.

Baca juga: Jokowi Diundang ke Milad Muallimin sebagai Presiden

Dalam kesempatan itu, Syafii Maarif sempat memuji Presiden Joko Widodo. Dia menyebut Jokowi adalah presiden pertama yang mengunjungi Madrasah Mu'allimin-Mu'allimat Muhammadiyah.

Buya Syafii, sapaannya, meyakini Presiden memang peduli terhadap umat Islam. "Kalau ada yang bilang Presiden kurang perhatian ke Islam, hentikanlah," tandas dia.

Di sisi lain, Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir berpesan agar momentum seabad madrasah digunakan sebaik mungkin. Siswa harus mampu bertransformasi.

"Sehingga dari kampus lahir kader bangsa untuk manusia universal yang punya karakter, kata sejalan tindakan. Bukan agama sebagai ritual, aksesori luar, tapi agama yang menjadi keadaban diri sekaligus generasi cerdas berkemajuan," jelas dia.
 


(REN)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.