Luhut Sebut 70% Obat Bisa Diproduksi di Dalam Negeri

    Antara - 24 Oktober 2020 07:07 WIB
    Luhut Sebut 70% Obat Bisa Diproduksi di Dalam Negeri
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia perlahan bisa memenuhi kebutuhan obat-obatan secara mandiri. Sekitar 70 persen obat-obatan sudah bisa diproduksi di dalam negeri.

    "Jadi selama covid-19 itu, saya baru tahu kita itu hampir 90 persen obat kita impor. Sekarang saya bisa lapor kepada Anda, itu kira-kira 70 persen kita sudah buat sendiri," kata Luhut dalam pengarahan mengenai Omnibus Law di Kantor Lemhanas Jakarta, Jumat, 23 Oktober 2020.

    Dia mencontohkan obat paracetamol diimpor dari India. Saat India menerapkan lockdown, Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa.

    "Sekarang kita sudah punya paracetamol di Cilacap. Itu petrochemical-nya Pertamina," ujarnya.

    Luhut mengatakan kondisi pandemi membuat Indonesia belajar tidak lagi bergantung pada negara lain. Terutama terkait stok obat-obatan.

    Baca: Pemerintah Jamin Ketersediaan Obat Selama Pandemi Covid-19

    Luhut mendorong agar anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bisa dimaksimalkan di dalam negeri. Hal itu perlu dilakukan untuk perputaran ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

    "Saya lapor Presiden, 'Pak, semua dana yang dikeluarkan PEN kalau bisa dibuat dalam negeri ya dibuat dalam negeri'. Kenapa? Supaya membuat perputaran ekonomi, membuat lapangan kerja, supaya membuat kita tuh mandiri," ujar Luhut.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id