Ketua MPR Minta Ari Askhara Dipidana

    Cindy - 08 Desember 2019 00:27 WIB
    Ketua MPR Minta Ari Askhara Dipidana
    Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet). Foto: Medcom.id/Arga
    Jakarta: Ketua Majelis Perwakilan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta agar Mantan Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Askhara dipidanakan. Permintaan itu dilayangkan kepada Menteri BUMN Erick Thohir.

    "Saya minta kepada saudara Erick Thohir, disamping melakukan pemecatan juga memproses kasus ini ke meja hijau," ucap Bamsoet dikutip dari Antara, Sabtu, 7 Desember 2019.

    Bamsoet menjelaskan tindakan Ari Askhara tak cukup hanya dengan pemecatan. Tapi harus dituntaskan lewat pidana.

    "Karena penyeludupan itu adalah pidana dan unsur itu tidak boleh dilepas" kata Bamsoet.

    Garuda Indonesia menjadi sorotan setelah penyelundupan motor Harley-Davidson dan dua sepeda lipat Brompton terbongkar. Kendaraan itu ditemukan di dalam pesawat baru Garuda jenis Airbus A330-900 seri Neo dari Toulouse, Prancis, Sabtu 16 November 2019.
     
    Harga motor Harley itu berkisar Rp200 juta sampai dengan Rp800 juta. Sementara itu, nilai sepeda Brompton berkisar antara Rp50 juta hingga Rp60 juta per unitnya. Total kerugian negara berkisar antara Rp532 juta sampai Rp1,5 miliar akibat kasus ini.
     
    Direktur Utama Garuda I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra dicopot karena kasus ini. Dia diduga kuat menjadi pemiliki Harley ilegal ini. Direktur Keuangan (Dirkeu) Garuda Indonesia Fuad Rizal pun ditunjuk sebagai pelaksana tugas (plt) direktur utama.
     
    Fuad tak tercatat dalam manifes pesawat Airbus A330-900 Neo yang membawa Harley-Davidson dan dua sepeda Brompton selundupan. Dia bakal memegang kendali hingga rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) penentuan direktur utama definitif digelar.



    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id