Ketua DPD: Penusukan Wiranto Bukan Rekayasa

    Faisal Abdalla - 12 Oktober 2019 20:05 WIB
    Ketua DPD: Penusukan Wiranto Bukan Rekayasa
    Ketua DPD La Nyalla Mattaliti usai menjenguk Menko Polhukam Wiranto di RDPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Foto: Faisal Abdalla/Medcom.id
    Jakarta: Ketua DPD La Nyalla Mattaliti menyebut penusukan terhadap Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, bukan rekayasa. La Nyalla menilai penyerangan bisa terjadi kepada siapa pun. 

    "Saya menanggapi (anggapan) ini setting-an. Saya yakin betul ini bukan setting-an, mana mungkin mau di-setting untuk ditikam," kata La Nyalla usai menjenguk Wiranto di RDPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Sabtu, 12 Oktober 2019. 

    Menurut dia, pejabat negara seperti Wiranto tak mungkin bersandiwara. Dia juga sempat berbincang dengan tim dokter untuk membahas luka yang dialami Wiranto.

    Berdasarkan keterangan dokter, kata dia, usus Wiranto dipotong sepanjang 47 sentimenter (cm) akibat penusukan tersebut. "Jadi masa setting-an, mau korbankan diri," ujar dia. 

    La Nyalla prihatin dengan peristiwa yang menimpa Wiranto. Menurut dia, setiap pejabat negara rentan menerima tindak kejahatan.

    "Bisa juga terjadi kepada diri saya atau yang lainnya. Prinsipnya saya melihat aparat keamanan akan lebih fokus untuk mengamankan yang seperti ini," ucap dia.

    Di sisi lain, La Nyalla menyebut kondisi Wiranto sudah membaik pascaoprasi. Menurut keterangan dokter, proses pemulihan bisa memakan waktu satu minggu. 

    "Kita berdoa semoga beliau bisa cepat kembali ke tengah-tengah kita untuk membantu presiden," ujar dia.
     
    Wiranto diserang orang tak dikenal di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten. Wiranto terluka di bagian perut.

    Wiranto yang saat itu baru keluar dari mobil untuk bersalaman dengan warga, langsung terjengkang.

    Saat itu, Wiranto hendak pulang ke Jakarta usai menghadiri acara peresmian gedung kuliah bersama di Universitas Matlaul Anwar di Kampung Cikaliung, Desa Sindanghayu, Kecamatan Saketi, Banten.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id