comscore

Populasi di Taman Nasional Komodo Terus Meningkat

Atalya Puspa - 27 Juni 2022 14:42 WIB
Populasi di Taman Nasional Komodo Terus Meningkat
Ilustrasi Komodo. (MI/Palce)
Jakarta: Kepala Balai Taman Nasional (TN) Komodo Lukita Awang mengungkapkan populasi komodo di Taman Nasional Komodo dalam keadaan stabil. Bahkan, populasi komodo cenderung meningkat dalam periode 2018-2021.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), jumlah komodo pada 2018 kurang lebih 2.899 ekor, 2019 sebanyak 3.022 ekor, 2020 sebanyak 3.163 ekor, dan 2021 sebanyak 3.303 ekor.
"Data ini diperoleh berdasarkan pelaksanaan kegiatan monitoring intensif pada populasi biawak komodo yang ada di TN Komodo oleh para ranger Balai Taman Nasional Komodo, dan para peneliti di Yayasan Komodo Survival Program," kata Lukita di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Senin, 27 Juni 2022.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, perilaku satwa komodo yang ada di tempat wisata mengalami perubahan daripada komodo yang berada wilayah bukan kawasan wisata.

"Ternyata komodo di tempat wisata kewaspadaannya berkurang. Ia cenderung dekat dengan manusia. Selain itu, masa tubuhnya juga berbeda. Di tempat wisata komodo terberat 100 kilogram dan nonwisata itu paling besar 79 kilogram," ungkap dia.

Perubahan itu, kata dia berpengaruh pada kemampuan komodo bertahan hidup sendiri di alam liar. Dengan bobot tubuh yang berat, komodo menjadi tidak bisa memburu mangsanya dengan maksimal. Selain itu, akan berpengaruh pada daya jelajah habitat satwa komodo.

"Di sinilah kenapa kita harus menjaga kestabilan, tak hanya ekosistem, termasuk komodonya sendiri dan perilaku asli komodonya. Misalnya pada 2017 kita sudah menghentikan pemberian pakan karena dapat mengubah perilakunya," beber dia.
 

Baca: Pemerintah Batasi Jumlah Wisatawan ke Taman Nasional Komodo


Jangan sampai, kata dia, tiba-tiba komodonya sudah tidak bisa mengejar mangsa. "Karena secara umum akan sulit mencari makan secara alami, apalagi fight," ucap dia.

Selain menjaga kestabilan populasi komodo, dia mengungkapkan Balai TN Komodo melakukan berbagai partisipasi aktif dalam pemanfaatan kawasan, khususnya wisata alam secara lestari dan berkelanjutan.

"Balai TN Komodo selaku pemangku kawasan telah melakukan berbagai hal, antara lain peningkatan kapasitas SDM dalam pengelolaan biawak komodo bersama Yayasan KSP, manajemen perairan bersama mitra, pemantauan sarang bertelur penyu dan kalong, patroli pengamanan, pembentukan Masyarakat Peduli Api, pemberdayaan masyarakat dan lain sebagainya," ujar dia.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id