Avitex 2016

    Semangat Baja Peserta Offline Test OSC With Avitex 2016

    Anindya Legia Putri - 05 Desember 2016 17:42 WIB
    Semangat Baja Peserta Offline Test OSC With Avitex 2016
    Sebanyak 500 peserta OSC With Avitex 2016 berasal dari SMA seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua (Foto:Metrotvnews.com/Anindya Legia Putri)
    medcom.id, Jakarta: Ajang kompetisi beasiswa online atau Online Scholarship Competition (OSC) with Avitex 2016 menyisakan 500 peserta untuk bertarung pada tahapan akhir, yakni offline test.

    Offline test diselenggarakan pada hari ini, Senin (5/12/2016), di Ballroom Kuningan City, Jakarta. Pada hari yang sama digelar Awarding Night atau pengumuman 200 pemenang beasiswa.
     
    Uniknya, 500 peserta berasal dari SMA seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Salah satu peserta asal Jayapura, Casey Petry Daisiu dari SMAN 3 Jayapura, mengatakan bahwa OSC with Avitex merupakan beasiswa yang menawarkan kemudahan bagi para pesertanya. Casey mendaftar di Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta, jurusan Bioteknologi.

    "Saya tahu OSC dari orang tua saya, karena orang tua saya suka menonton Metro TV, dan mereka minta saya mendaftar. Program OSC sangat mudah. Hanya perlu mendaftar online, ikut seleksi online, dan persyaratan juga tidak terlalu rumit. Karenanya saya berusaha, yang pasti belajar, berdoa, minta dukungan orang tua agar saya mendapatkan beasiswa ini. Saya tahu ada sekitar 27 ribu peserta yang mendaftar. Tentu saya bersyukur jika bisa lolos," ujar Casey Petry Daisiu.

    Casey berharap agar program serupa dapat berlanjut setiap tahun. "Sosialisasi di Papua juga ditingkatkan agar adik-adik kelas saya dapat mengikuti program OSC pada tahun selanjutnya," ucap dia.

    Hal yang sama diutarakan oleh Maya Kinasih, peserta SMAN 1 Ketapang, Kalimantan Barat. Menurut Maya, OSC merupakan satu-satunya beasiswa yang memudahkan para pesertanya. "Saya mengikuti beasiswa ini karena ingin meringankan beban orang tua. Di mana lagi saya bisa menemukan beasiswa hingga S1, yang memberikan kemudahan selain OSC," ujarnya.

    Tak hanya para peserta, orang tua yang mengantarkan anaknya juga memberikan testimoni positif bahwa OSC adalah program beasiswa yang menguntungkan.

    "Saya ucapkan terima kasih kepada Metrotvnews dan Avitex yang telah menyelenggarakan program OSC. Saya tahu informasi ini awalnya dari iklan di Metro TV. Kemudian, saya meminta anak saya untuk turut serta. Terlebih ekonomi keluarga kami kelas menengah ke bawah. Jadi, saya berharap anak saya bisa lolos. Dan semoga program ini bisa terus berlanjut," kata Langen Hidayat, salah satu orang tua peserta dari Jambi.

    Semangat Baja Peserta Offline Test OSC With Avitex 2016
    Chrisnasaretha, peserta asal Solo, Jawa Tengah (Foto:Metrotvnews.com/Anindya Legia Putri)

    Di antara ratusan peserta, perhatian tertuju pada Chrisnasaretha, asal Solo, Jawa Tengah. Perempuan ini pantang menyerah, meski harus duduk di kursi roda saat mengikuti tes. Chrisnasaretha mengalami kecelakaan yang membuat kakinya harus dioperasi.

    "Saya tahu tentang program OSC dari teman. Puji syukur, mudah prosedurnya. Dengan keadaan aku sekarang (kaki tidak boleh ditekuk selama tiga minggu), ada rasa takut dan senang bisa sampai ke Jakarta. Ini kesempatan yang besar, tidak semua orang dapat. Jadi, saya memutuskan tetap berangkat, meski Jumat kemarin baru keluar dari rumah sakit. Kalau lolos, puji Tuhan. Semoga pada tahun selanjutnya OSC bisa promosi di sekolah saya," tutur siswi SMAN 3 Surakarta ini.

    Sang ibu, Darmastuti, yang mendampingi mengaku bangga melihat tekad baja Chrisnasaretha. Walau mengalami kesulitan saat perjalanan, Chrisnasaretha memiliki semangat luar biasa untuk mengikuti program OSC. Darmastuti berharap, buah hatinya bisa mendapatkan beasiswa.

    Semangat Baja Peserta Offline Test OSC With Avitex 2016
    Rektor Institut Teknologi Nasional (Itenas), Imam Aschuri (Foto:Metrotvnews.com/Anindya Legia Putri)

    Program OSC ini  juga dirasakan manfaatnya oleh universitas karena membantu dalam mendapatkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

    "Setelah menyaksikan hari ini, peserta yang ikut tes datang dari berbagai penjuru Tanah Air, saya senang sekali. Program ini bisa terwujud berkat Metrotvnews.com dan Avitex, yang bekerja sama dengan perguruan tinggi. Harapan saya, dengan adanya kompetisi ini, kita bisa semakin menyaring peserta terbaik, calon mahasiswa terbaik dari berbagai daerah," kata Rektor Institut Teknologi Nasional (Itenas), Imam Aschuri.

    Semangat Baja Peserta Offline Test OSC With Avitex 2016
    Wakil Rektor III Universitas Kristen Maranatha, Olga Catherina Pattipawaej (Foto:Metrotvnews.com/Anindya Legia Putri)

    Wakil Rektor III Universitas Kristen Maranatha, Olga Catherina Pattipawaej, juga menuturkan, sebagai universitas yang baru bekerja sama dalam program OSC, Maranatha melihat antusiasme tinggi peserta yang berasal dari luar Pulau Jawa.

    "Ini kali pertama Maranatha ikut program OSC. Saya sempat berbicara dengan calon mahasiswa kami, yang berasal dari berbagai pulau. Hal ini menunjukkan, generasi sekarang sangat antusias dengan program OSC. Ini adalah upaya yang baik untuk menjaring mahasiswa yang berkualitas. Diharapkan, program ini dilanjutkan pada tahun berikutnya," kata Wakil Rektor III Universitas Kristen Maranatha, Olga Catherina Pattipawaej.



    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id