Populer Nasional: Cerita Suroto Dicari-cari Intel Hingga Kronologi Tewasnya Ali Kalora

    Achmad Zulfikar Fazli - 20 September 2021 06:35 WIB
    Populer Nasional: Cerita Suroto Dicari-cari Intel Hingga Kronologi Tewasnya Ali Kalora
    Peternak ayam petelur asal Blitar, Jawa Timur, Suroto, dalam program Crosscheck #FromHome by Medcom.id, Minggu, 19 September 2021. Foto: Medcom.id



    Jakarta: Peternak ayam petelur asal Blitar, Jawa Timur, Suroto, mengaku sempat dicari-cari polisi usai membentangkan poster saat kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu terjadi selang sehari Suroto ditangkap Polres Blitar Kota.
     
    Suroto menyebut beberapa rekan sesama peternak ditanyai polisi yang mencari keberadaannya. Namun, Suroto enggan bertemu mereka.
     
    "Banyak intel yang mau ketemu saya. Mohon dipertemukan dengan saya, itu bilangnya teman-teman (peternak)," ujar Suroto dalam program Crosscheck #FromHome by Medcom.id bertajuk 'Cerita Suroto Bertemu Joko Widodo,' Minggu, 19 September 2021.

    Berdasarkan informasi yang Suroto peroleh, polisi itu mau meminta maaf. Namun, Suroto sudah kadung kecewa.
     
    "Saya bilang pokoknya saya enggak mau, istilahnya saya neng omah wae," tutur dia.

     



    Baca: Usai Ditangkap Polisi, Peternak Blitar Suroto Dicari-cari Intel

    Artikel ini menjadi yang terpopuler di Kanal Nasional Medcom.id. Artikel lainnya yang juga banyak dicari pembaca setia Medcom.id ialah soal perkembangan pasien covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

    Sebanyak 493 orang dirawat di RSD Wisma Atlet Kemayoran. Seluruh pasien rawat inap menempati Tower 4, 5, 6, dan 7.
     
    "Jumlah itu berkurang tiga orang dari kemarin," kata Perwira Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Kolonel Marinir Aris Mudian dalam keterangan tertulis, Minggu, 19 September 2021.
     
    Aris memerinci pasien terpapar covid-19 itu terdiri atas 225 pria dan 268 perempuan. Sebanyak 127.821 pasien terdaftar di fasilitas kesehatan rujukan covid-19 tersebut sejak 23 Maret 2020.

    Total pasien sembuh dan diizinkan pulang mencapai 125.703 orang. Sebanyak 1.029 pasien dirujuk ke rumah sakit lain dan 596 orang meninggal.

    Artikel yang juga terpopuler di Kanal Nasional Medcom.id, yakni tewasnya gembong teroris Poso Ali Kalora. Pimpinan kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) itu ditembak mati Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya pada Sabtu, 18 September 2021.

    Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Rudy Sufahriadi membeberkan kronologi tewasnya Ali Kalora. Gembong teroris itu ditembak saat terpisah dari rombongan.

    "Diawali oleh intelijen kita dapat informasi bahwa keberadaan DPO yang terpisah dari kelompoknya," kata Rudy, Minggu, 19 September 2021.
     
    Rudy mengapresiasi keberhasilan operasi intelijen yang dilakukan secara terukur. "Karena operasi intelijen ini mulus dan cukup baik, dilakukan penindakan ya, dilakukan penindakan tentunya dengan SOP yang berlaku," beber Rudy.

    Baca: Begini Kronologi Tewasnya Gembong Teroris Poso Ali Kalora

    Artikel seputar peternak ayam petelur asal Blitar, Suroto, dan tewasnya Ali Kalora akan terus diperbarui. Cek di sini untuk mengetahui perkembangan informasinya.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id