John Kei: Mama Selalu Menangis

    Renatha Swasty - 23 Juni 2020 17:09 WIB
    John Kei: Mama Selalu Menangis
    John Kei - MI/Sumaryanto Bronto
    Jakarta: John Refra alias John Kei punya keinginan kuat mengangkat kehidupan ekonomi keluarganya. Datang dari keluarga petani, John mengaku hidupnya sulit sejak kecil.

    John bahkan putus sekolah pada SMEA 1 akibat tak ada biaya. Dia lantas bertekad mencari penghidupan yang lebih layak.

    "Kalau orang miskin dilihat orang kan hina, direndahkan. Di situ saya punya satu tekad saya harus keluar kampung dan saya harus berhasil lalu kembali ke kampung," kata John saat berbicang dengan Andi F Noya dalam Program Kick Andy: Pengakuan John Kei dari Balik Nusakambangan dikutip Medcom.id, Selasa, 23 Mei 2020.

    John Kei terkenal dengan kejahatannya. Sebagai penagih utang ia kerap berbuat kasar hingga membunuh orang.

    Hal ini sampai di telinga orang tuanya. John bercerita, ketika ayah dan ibunya masih hidup, sempat diingatkan untuk tidak lagi berkelahi demi mencari uang.

    "Saya bilang, 'Ya ini kehidupan mungkin ada waktunya saya berubah, tapi ini belum waktunya'. Jadi mama selalu nangis," cerita John.

    (Baca: John Kei Hobi Berkelahi Sejak Kecil)

    John juga kerap kali menjelaskan kepada orang tuanya kalau ia ingin mengangkat harkat hidup orang tuanya. Caranya. menjadi penagih utang.

    "Saya enggak mau jadi orang miskin. Cukup saya yang miskin tapi tidak anak-anak saya yang miskin. Mama nangis. Mama cuma nangis, 'ya kalau kamu mau lakukan itu Tuhan juga tahu'," kata John.

    John mengaku tidak pernah mencari masalah dengan seseorang. Dia selalu berbuat baik kepada siapa pun.

    Namun, ketika seseorang berbuat jahat, dia memastikan bakal menunjukkan kejahatannya. John mengeklaim sebagai penagih utang, dia tidak pernah berbuat jahat.

    "Kalau datang tanpa ada masalah berati kita ganggu. Karena dia ada masalah (utang) sama kita, berarti dia harus selesaikan," tegas John.

    John Kei menerima vonis 16 tahun penjara akibat kasus pembunuhan berencana terhadap pengusaha Tan Hari Tantono alias Ayung. John membunuh Ayung akibat masalah utang.

    Teranyar, John diduga melakukan pembunuhan berencana terhadap pamannya, Nus Kei. Hal itu dia lakukan akibat persoalan uang penjualan tanah.



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id