Pameran Lukisan Karya Leonardo da Vinci Hadir di Jakarta

    Intan Yunelia - 13 Februari 2020 14:02 WIB
    Pameran Lukisan Karya Leonardo da Vinci Hadir di Jakarta
    Pameran Leonardo Opera Omnia berlangsung Senin hingga Jumat, mulai 6 Februari hingga 3 Maret 2020 (Foto:Dok)
    Jakarta: Duta Besar Italia untuk Indonesia, Vittorio Sandalli meresmikan pembukaan pameran Leonardo Opera Omnia di Museum Mandiri, Jakarta, Kamis, 13 Februari 2020. Sebanyak 17 reproduksi maha karya Leonardo da Vinci ditampilkan dalam format digital imaging yang skalanya sesuai dengan ukuran asli.

    Pameran Leonardo Opera Omnia ini buka mulai 6 Februari hingga 3 Maret 2020. Sebelum menyelenggarakan di Indonesia, pameran ini telah lebih dulu singgah di sejumlah kota di Eropa, Asia, dan Afrika. Untuk kota di Asia yang sudah dikunjungi adalah Tbilisi, Beijing, Kanton, Kuala Lumpur, dan Yangon.

    "Leonardo Opera Omnia ini adalah inisiatif yang luar biasa untuk memperkuat hubungan diplomatik bilateral antara Republik Italia dan Republik Indonesia selama lebih dari 70 tahun," kata Vittorio dalam keterangan tertulis.

    Pameran ini merupakan salah satu bentuk peringatan 500 tahun kematian Leonardo da Vinci. Dari 17 maha karya yang ditampilkan termasuk dengan lukisan Leonardo yang paling apik yaitu lukisan Mona Lisa dan The Last Supper.

    "Kami sangat bangga dapat  mempersembahkan karya Leonardo da Vinci kepada para pecinta seni di Indonesia. Leonardo da Vinci merupakan salah satu seniman paling berpengaruh dan dihormati dalam sejarah yang juga memiliki minat di bidang sains, musik, matematika, sastra serta gambar, lukisan, patung, dan arsitektur," ujar Vittorio.

    Sementara itu, Direktur Institut Kebudayaan Italia di Jakarta, Maria Battaglia menyadari bahwa seluruh warisan artistik Leonardo da Vinci telah tersebar di berbagai museum, gereja dan menjadi koleksi pribadi di seluruh dunia. Sehingga tidak memungkinkan menurutnya untuk menggelar pameran tunggal dalam skala yang besar.

    "Sebanyak 17 reproduksi karya Leonardo merepresentasikan jalur artistik sang pelukis dan dibuat dengan menggunakan teknik digital canggih sehingga seolah-olah memposisikan pengunjung di depan karya aslinya. Semua karya Leonardo direproduksi berdasarkan ukuran/bentuk aslinya dan akan memberikan sudut pandang yang luar biasa bagi pengunjung dalam memahami kreativitas sang jenius Leonardo da Vinci," kata Maria.

    Leonardo lahir dan bertumbuh pada era Renaissance. Dengan minat yang dimilikinya merepresentasikan contoh sempurna karya intelektual pada era tersebut. Tak hanya terkenal pada lukisan, Leonardo juga dikenal melalui penemuan besarnya di bidang anatomi, hidrodinamika, optik dan teknik sipil.

    Konsultan Rai Com Project, Matteo Ive menyebutkan Davinci merupakan seorang pria Renaissance ikonik yang memiliki kemampuan luar biasa dalam meneliti dunia lwat keinginantahuan yang tinggi serta imajinasinya yang brilian, penelitian ilmiah dan inovasi artistik.

    "Memiliki bakat kreatif yang eklektik dan seiring dengan ketenarannya yang mendunia, Leonardo memberikan pengaruh luar biasa di era Renaissance dan era selanjutnya. Bagi Leonardo, lukisan adalah instrumen pengetahuan, penelitian ilmiah, eksperimen profesional yang bersifat avant-garde," papar Matteo.

    Untuk memahami lukisan Leonardo sepenuhnya, pun perlu memahami karya lainnya yang melibatkan spekulasi ilmiah terkait tubuh manusia, mesin, pergerakan air, angin dan laut. "Semua ini dituangkan di dalam dokumen tertulis dan gambar, yang sebagian besar berada di Perpustakaan Ambrosiana Milan, Perpustakaan Kerajaan Windsor dan koleksi grafik di Florence dan Venice," tutur Matteo.

    Berikut ini daftar maha karya yang ditampilkan di Museum Mandiri, Jakarta.

    1.      The Annunciation, 98x217 cm, Uffizi Gallery, Florence, tahun 1470

    2.      Madonna and Child (Madonna of the Carnation), 62x47,5 cm, Alte Pinacotek, Munich, tahun 1473

    3.      Ginevra de' Benci, 38,8x36,7 cm, National Gallery of Art, Washington, tahun 1475

    4.      Adoration of the Magi, 243x246 cm, Uffizi Gallery, Florence, tahun 1481

    5.      St Jerome in the Wilderness, 103x75 cm, Vatican Art Gallery, Rome, tahun 1480-82

    6.      Madonna and Child with Flowers (Benois Madonna), 48x31 cm, Hermitage Museum, St Petersburg, tahun 1480-81

    7.      Lady with an Ermine (Cecilia Gallerani), 54,8x40,3 cm, Czartoryski Collection, Krakow, tahun 1488-89

    8.      La Belle Ferronière, 63x45 cm, Louvre, Paris, tahun 1495-1500

    9.      Portrait of a musician, 44,7x32 cm, Ambrosiana Art Gallery, Milan, tahun 1488-89

    10.     Mona Lisa, 77x53 cm, Louvre, Paris, tahun 1501-03

    11.     The Last Supper (Cenacle), 460x880 cm, Refectory of Santa Maria delle Grazie, Milan, tahun 1498

    12.     The Virgin of the Rocks, 199x122, Louvre, Paris, tahun 1483-86

    13.     The Virgin of the Rocks, 189,5x120 cm, National Gallery, London, awal abad ke-16

    14.     Head of a Woman (la Scapigliata), 27,7x21, National Art Gallery, Parma, tahun 1500

    15.     Saint John the Baptist, 69x57 cm, Louvre, Paris, tahun 1513-16

    16.     Bacchus, 177x115 cm, Louvre, Paris, tahun 1510-13

    17.     The Virgin and Child with Saint Anne, 168x130 cm, Louvre, Paris, tahun 1513

    Pameran Leonardo Opera Omnia berlangsung Senin hingga Jumat, mulai 6 Februari hingga 3 Maret 2020, pukul 09.00-18.30 WIB. Untuk informasi tiket masuk pameran, Anda dapat menghubungi Museum Mandiri di nomor (021)6923131.



    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id