Jumlah Pasien Covid-19 Meninggal Turun 3,2% Selama Sepekan

    Fachri Audhia Hafiez - 18 Februari 2021 18:28 WIB
    Jumlah Pasien Covid-19 Meninggal Turun 3,2% Selama Sepekan
    Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. DOK BPMI Setpres
    Jakarta: Jumlah pasien covid-19 yang meninggal selama sepekan terakhir menurun. Penurunan jumlah kematian mencapai 3,2 persen.

    "Angka penurunan ini lebih sedikit dibandingkan minggu sebelumnya," kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi televideo melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 18 Februari 2021.

    Wiku menyayangkan masih ada lima provinsi yang mencatatkan angka kasus kematian tertinggi selama sepekan ini. Tiga dari lima provinsi tersebut berada di Pulau Jawa yang tengah melaksanakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

    "Hal ini perlu menjadi evaluasi mengingat saat ini tengah dilaksanakan PPKM mikro sebagai lanjutan dari PPKM kabupaten/kota di Pulau Jawa dan Bali," ujar Wiku.

    Kelima provinsi dengan angka kematian tinggi selama sepekan, ialah DKI Jakarta naik 48 orang dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 18 orang. Kemudian, Jawa Timur 15 orang, Nusa Tenggara Timur (NTT) naik 14 orang, dan Sumatra Selatan 11 orang.

    Jumlah pasien sembuh

    Satgas Penanganan Covid-19 juga mencatat penurunan jumlah pasien sembuh sebanyak 0,3 persen dari pekan sebelumnya. Angka kesembuhan mestinya bisa lebih ditingkatkan setiap pekan.

    "Meskipun terjadi penurunan, namun saya mengapresiasi lima provinsi dengan penambahan kesembuhan tertinggi," kata Wiku.

    Kelima provinsi yang dimaksud, yakni DKI Jakarta dengan penambahan angka kesembuhan sebanyak 4.675 pasien, NTT sejumlah 777 pasien, dan Banten 694 pasien. Berikutnya, Sulawesi Tenggara 309 pasien dan Kalimantan Utara 272 pasien.

    Wiku meminta provinsi yang belum mencatatkan kesembuhan terbanyak atau angka kematian yang tinggi meningkatkan treatment pada pasien di rumah sakit maupun isolasi mandiri. Upaya itu dilakukan bagi pasien dengan gejala sedang dan berat.

    Langkah itu diperlukan khususnya di Pulau Jawa dan Bali yang tengah melaksanakan PPKM mikro. Upaya 3T meliputi tracing, testing, dan treatment juga mesti digencarkan.

    "Mohon kepada seluruh provinsi di Pulau Jawa dan Bali utamanya provinsi yang masih mencatatkan angka kematian tinggi dan kesembuhan yang rendah untuk terus meningkatkan upaya 3T," ujar Wiku.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id