Alasan AstraZeneca Boleh Digunakan dan Rekomendasi MUI Buat Pemerintah

    Nur Azizah - 19 Maret 2021 17:45 WIB
    Alasan AstraZeneca Boleh Digunakan dan Rekomendasi MUI Buat Pemerintah
    Ketua MUI Asrorun Niam/Medcom.id



    Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta pemerintah terus berikhtiar menyediakan vaksin covid-19 halal untuk umat Islam. Namun, Vaksin AstraZeneca yang mengandung tripsin babi saat ini bisa digunakan atas alasan mendesak.

    MUI memberikan rekomendasi khusus kepada pemerintah. Prioritas utama harus pada kehalalan vaksin.

     



    "Ada beberapa rekomendasi, salah satunya adalah pemerintah harus memprioritaskan penggunaan vaksin covid-19 yang halal semaksimal mungkin, khususnya bagi umat Islam," kata Ketua MU Asrorun Niam dalam konferensi pers virtual di Forum Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat, 19 Maret 2021.

    Asrorun menegaskan vaksin AstraZeneca tak bisa lagi digunakan bila alasan keterdesakan sudah tak ada. Penggunaan vaksin AstraZeneca tak bisa dilanjutkan bila vaksin halal dan suci sudah mencukupi.

    "Penggunaan vaksin AstraZeneca tidak berlaku lagi jika alasan (mendesak) tersebut hilang," ujar dia. 

    Baca: MUI: Vaksin AstraZeneca Boleh Digunakan

    Setidaknya, ada lima alasan vaksin asal Inggris itu boleh digunakan saat ini. Pertama, karena dalam keadaan mendesak dalam konteks negara yang menduduki kedudukan darurat syar’i. 
     
    “Kedua, setelah mendengarkan ahli yang kompeten dan tepercaya tentang adanya bahaya atau risiko fatal jika tidak segera dilakukan vaksinasi covid-19," kata Niam melalui keterangan virtual, Jakarta, Jumat, 19 Maret 2021.
     
    Ketiga, ketersediaan vaksin covid-19 yang halal dan suci tidak mencukupi untuk pelaksanaan vaksinasi. Keempat, ada jaminan keamanan oleh pemerintah sesuai penjelasan yang disampaikan dalam rapat komisi fatwa. 

    "Kelima, pemerintah tidak memiliki keleluasaan memilih jenis vaksin covid-19 mengingat keterbatasan vaksin di Indonesia dan global," ucap dia.
     
    Asrorun berpesan warga Indonesia harus ikut serta memotong rantai penyebaran covid-19. Peran masyarakat dibutuhkan demi mencapai tujuan vaksinasi.
     
    "Umat Islam Indonesia tentunya wajib berpartisipasi dalam program vaksinasi yang diselenggarakan pemerintah untuk mewujudkan kekebalan kelompok dan terbebas dari covid-19," ujar Asrorun.

    (OJE)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id